3 Alasan Tentara Rusia Memakai Narkoba saat Berperang Melawan Ukraina

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Penggunaan narkoba yang merajalela bertentangan dengan ideologi negara di mana pun.

"Tentara adalah tentara. Di lapangan, ia harus berperang. Tidak peduli dengan ideologi," kata Ohler.

Bukan hanya Rusia, Inggris dan Amerika Serikat juga kerap menggunakan narkoba bagi para tentaranya.
Toko-toko Inggris biasa menjual jarum suntik heroin sebagai hadiah untuk pasukan selama Perang Dunia I; tentara Inggris dan Amerika sama-sama mengandalkan amfetamin dan stimulan lain selama Perang Dunia Kedua setelah menyaksikan keberhasilan obat tersebut untuk Jerman, kata Ohler, dan militer AS mendistribusikan obat penghilang rasa sakit dan "pil pep" - juga dikenal sebagai kecepatan - kepada tentara yang menuju menuju misi pengintaian jarak jauh selama Perang Vietnam.

Alkohol juga telah menjadi teman pertempuran yang umum sepanjang sejarah. "Militer Rusia memberikan jatah vodka kepada tentaranya untuk melewati Perang Dunia II; Prancis memilih anggur merah; dan alkohol tetap menjadi obat "nomor satu" bagi orang Jerman selama perang," kata Ohler.

Di tengah pertaruhan hidup atau mati perang, obat-obatan peningkat kinerja, meskipun banyak kerugiannya, mungkin dorongan yang terlalu menggoda untuk dilewatkan.

"Saya akan terkejut jika narkoba tidak digunakan dalam perang Ukraina-Rusia," kata Ohler. "Itu terlalu bagus untuk tentara."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved