Arab Saudi Bentuk Badan yang Awasi Khotbah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Rabu, 09 Agustus 2023 - 14:28 WIB
loading...
Arab Saudi bentuk badan independen di bawah kendali Raja Salman yang tugasnya mengawasi khotbah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Foto/SPA
A
A
A
RIYADH - Kabinet Kerajaan Arab Saudi menyetujui pembentukan badan independen baru yang disebut "Kepresidenan Urusan Agama di MasjidilHaram dan Masjid Nabawi".
Badan ini berada di bawah kendali langsung Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.
Salah satu tugas badan independen ini adalah mengawasi kegiatan di kedua masjid suci, termasuk pelajaran agama, khotbah dan azan.
Mengutip Saudi Press Agency (SPA), Rabu (9/8/2023), pembentukan badan tersebut disetujui kabinet pada hari Selasa.
Baca Juga: Jarang Muncul, Istri Raja Salman Liburan di Tangier Bersama Bangsawan Saudi
Badan itu, lanjut SPA, akan bertanggung jawab untuk mengawasi urusanpara imam dan muazin dari dua masjid suci dan semua hal yangberkaitan dengan urusan agama mereka, termasuk penyelenggaraan seminar dan pelajaran agama Islam.
"Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci akan diubah menjadibadan publik yang disebut Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haramdan Masjid Nabawi," bunyi laporan SPA mengutip hasil keputusan kabinet.
Badan ini berada di bawah kendali langsung Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.
Salah satu tugas badan independen ini adalah mengawasi kegiatan di kedua masjid suci, termasuk pelajaran agama, khotbah dan azan.
Mengutip Saudi Press Agency (SPA), Rabu (9/8/2023), pembentukan badan tersebut disetujui kabinet pada hari Selasa.
Baca Juga: Jarang Muncul, Istri Raja Salman Liburan di Tangier Bersama Bangsawan Saudi
Badan itu, lanjut SPA, akan bertanggung jawab untuk mengawasi urusanpara imam dan muazin dari dua masjid suci dan semua hal yangberkaitan dengan urusan agama mereka, termasuk penyelenggaraan seminar dan pelajaran agama Islam.
"Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci akan diubah menjadibadan publik yang disebut Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haramdan Masjid Nabawi," bunyi laporan SPA mengutip hasil keputusan kabinet.
Lihat Juga :