China Tangguhkan Perjanjian Ekstradisi dengan Inggris dan Australia

Rabu, 29 Juli 2020 - 21:50 WIB
loading...
China Tangguhkan Perjanjian...
China mengumumkan keputusan untuk menangguhkan perjanjian ekstradisi dan bantuan peradilan antara Hong Kong dengan Kanada, Australia dan Inggris. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China mengumumkan keputusan untuk menangguhkan perjanjian ekstradisi dan bantuan peradilan antara Hong Kong dengan Kanada, Australia dan Inggris. Ini adalah respon atas langkah serupa yang sebelumnya diambil oleh ketiga negara tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin mengatakan Kanada, Australia, dan Inggris, dengan dalih pengesahan undang-undang China tentang pengamanan keamanan nasional di Hong Kong, secara sepihak telah menangguhkan perjanjian mereka masing-masing dengan Hong Kong mengenai pemindahan buron dan ini sangat mengganggu urusan dalam negeri China.

( Baca juga: Bea Cukai Makassar Musnahkan Barang-barang Pornografi dari China )

"Ini secara serius melanggar hukum dan dasar internasional norma-norma yang mengatur hubungan internasional. China dengan tegas menentang ini," ucap Wang dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Rabu (29/7/2020).

Dia mengatakan bahwa dengan bantuan dan otorisasi dari pemerintah pusat, Hong Kong telah secara aktif memberikan bantuan kepada Kanada, Australia dan Inggris sesuai dengan Hukum Dasar Hong Kong dan dalam kerangka perjanjian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved