Peneliti Ungkap Covid-19 Telah Bermutasi Hampir 600 Kali di Bangladesh

Rabu, 29 Juli 2020 - 23:33 WIB
loading...
Peneliti Ungkap Covid-19...
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dewan Penelitian Ilmiah dan Industri Bangladesh (BCSIR) terungkap gen virus Covid-19 telah ditemukan bermutasi 590 kali sejauh ini di Bangladesh. Foto/Ist
A A A
DHAKA - Gen virus Covid-19 telah ditemukan bermutasi 590 kali sejauh ini di Bangladesh . Hal itu terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Dewan Penelitian Ilmiah dan Industri Bangladesh (BCSIR).

BCSIR, badan penelitian dan pengaturan ilmiah pemerintah Bangladesh, mendasarkan temuannya pada 171 kasus pengurutan gen. Jenis virus yang ditemukan di Bangladesh ditemukan paling mirip dengan Covid-19 di Eropa.

( Baca juga: Bangladesh Setuju Menjadi Tempat Uji Coba Tahap Akhir Vaksin Covid-19 China )

“Di Bangladesh, virus sejauh ini telah bermutasi 590 kali pada tingkat gen, dan lebih dari 273 kali pada tingkat protein,” ucap Salim Khan, kepala laboratorium penelitian genom di laboratorium BCSIR, seperti dilansir Al Arabiya.

Khan menjelaskan, sekuensing genom dari virus Corona dapat memberikan petunjuk untuk penelitian tentang cara menyiapkan vaksin. Otoritas kesehatan global dan perusahaan farmasi saat ini berada dalam perlombaan di seluruh dunia untuk mengembangkan perawatan dan penyembuhan untuk Covid-19, dengan penelitian berlangsung dengan sangat cepat, karena banyak pembatasan standar pada pengembangan dicabut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Jokowi 6 Kali Reshuffle...
Jokowi 6 Kali Reshuffle Kabinet di Periode kedua 2019-2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved