Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh

Jum'at, 23 Januari 2026 - 16:50 WIB
loading...
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati menyerahkan Surat Kepercayaan (Letters of Credence) kepada Presiden Republik Rakyat Bangladesh Mohammed Shabuddin, dalam upacara kenegaraan di Bangabhaban, Dhaka, Kamis (22/1/2026). Foto/kbri dhaka
A A A
DHAKA - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal Listyowati secara resmi menyerahkan Surat Kepercayaan (Letters of Credence) kepada Presiden Republik Rakyat Bangladesh Mohammed Shabuddin, dalam upacara kenegaraan di Bangabhaban, Dhaka, Kamis (22/1/2026). Penyerahan Surat Kepercayaan tersebut dilaksanakan setelah 4 (empat) hari kedatangan Dubes Listyowati di Dhaka pada tanggal 17 Januari 2026.

Penyerahan Surat Kepercayaan menandai dimulainya masa tugas Dubes Listyowati sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Bangladesh, khususnya di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama energi, yang selama ini menjadi pilar utama hubungan kedua negara.

Dalam lima tahun terakhir, nilai perdagangan bilateral Indonesia–Bangladesh secara konsisten berada pada kisaran rata-rata USD3 miliar per tahun, dengan tahun 2025 tercatat mencapai sekitar USD3,6 miliar. Indonesia merupakan mitra dagang ketiga terbesar Bangladesh, khususnya sebagai pemasok batubara, minyak sawit, bahan baku industri, serta produk pangan, yang berperan penting dalam mendukung ketahanan energi dan industri Bangladesh.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Listyowati menyampaikan pentingnya kerja sama kedua negara dalam mendorong pencapaian solusi konkret dalam kerangka Indonesia–Bangladesh Preferential Trade Agreement (PTA), guna meningkatkan akses pasar, memperkuat keseimbangan perdagangan, serta mendorong diversifikasi produk unggulan kedua negara yang bernilai tambah.

Dubes Listyowati juga menyampaikan kesiapan Indonesia mendukung dan berpartisipasi dalam proyek-proyek energi di Bangladesh, termasuk melalui peluang kerja sama Government-to-Government (G-to-G). Implementasi kerja sama tersebut selama ini dijajaki melalui skema BUMN ke BUMN, business-to-business, serta capacity building, sejalan dengan MoU Kerja Sama Energi Indonesia–Bangladesh.

Komitmen ini melanjutkan hasil High Level Economic Delegation (HLED) Indonesia ke Bangladesh pada Mei 2025 yang dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha C. Nasir, serta menegaskan peran Indonesia sebagai mitra utama ketahanan energi Bangladesh, termasuk sebagai pemasok utama batubara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved