Dari Vietnam hingga Ukraina, 9 Pembunuhan Terjauh oleh Sniper Sepanjang Masa

Senin, 31 Juli 2023 - 11:34 WIB
loading...
A A A
Surat kabar Globe and Mail Kanada melaporkan bahwa Kremer mencapai targetnya menggunakan senapan Barrett M82A1.

5. Kopral Arron Perry (Angkatan Darat Kanada) — 2,3 km


The Globe and Mail melaporkan Perry menghabisi seorang pemberontak sejauh 2,44 mil atau sekitar 2,3 km saat bertugas selama Operasi Anaconda di Afghanistan.

Tindakan Perry selama operasi menyebabkan dia menerima pujian dari pemerintah Kanada, meskipun tidak menyebutkan detail pembunuhan apa pun.

"Dari tanggal 2 hingga 11 Maret 2002, dia mengoperasikan tim penembak jitu dari Batalyon ke-3, Grup Pertempuran Infanteri Ringan Kanada Princess Patricia melalui kondisi cuaca ekstrem," kata situs web Gubernur Jenderal Kanada tentang tugas Perry.

"Kopral Perry menunjukkan profesionalisme dan dedikasi yang mengesankan untuk tugas melalui perilakunya yang gagah berani saat berada di bawah tembakan langsung dan tidak langsung dan tindakannya membantu memastikan keberhasilan misi," tambahnya.

4. Kopral Rob Furlong (Tentara Kanada) — 2,43 km


Furlong dikreditkan dengan mengalahkan pemberontak Afghanistan pada jarak lebih dari satu setengah mil pada Maret 2002. Furlong mengambil bagian dalam Operasi Anaconda di Lembah Shah-i-kot, Afghanistan, menurut Globe and Mail.

Daftar ini menampilkan tiga tentara Kanada, mengacu pada reputasi negara tersebut dalam menghasilkan beberapa penembak jitu terbaik.

"Penembak jitu Kanada adalah yang terbaik di dunia," kata Furlong kepada majalah Maclean's.

“Program pelatihan penembak jitu sudah ada sejak lama. Ini adalah fondasinya, dan telah diperlengkapi kembali dari pelajaran yang dipetik di Afghanistan. Kami telah membangunnya untuk menjadi yang terbaik,” katanya.

3. Sersan Craig Harrison (Angkatan Darat Inggris) — 2,46 km


Tentara Inggris Craig Harrison dikatakan telah membunuh dua kali berturut-turut dengan cepat pada jarak 1,53 mil atau sekitar 2,46 km saat bertugas di Afghanistan.

We Are The Mighty melaporkan bahwa Harrison melihat tim senapan mesin musuh pada November 2009. Menembak dalam interval enam detik, dia melepaskan lima tembakan dan menghabisi dua musuh.

Harrison menyelesaikan 10 tur dalam 23 tahun karir militernya dengan resimen Blues dan Royals Angkatan Darat Inggris, bertugas di Kosovo, Irak, dan Afghanistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Berita Terkini
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Infografis
4 Tank dari Bantuan...
4 Tank dari Bantuan Asing yang Digunakan oleh Tentara Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved