Pemimpin Kudeta Niger Deklarasikan Dirinya sebagai Presiden
Sabtu, 29 Juli 2023 - 02:08 WIB
loading...
A
A
A
Kerusuhan telah memicu kecaman internasional, dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron bergabung dengan blok regional Afrika Barat (ECOWAS) dalam menuntut agar para pemimpin kudeta membebaskan Bazoum.
Macron menggambarkan Bazoum sebagai “pemimpin pemberani yang melakukan reformasi dan investasi yang dibutuhkan negaranya.”
Dia menambahkan, Paris akan mendukung kekuatan regional dalam menjatuhkan sanksi pada komplotan kudeta.
Tchiani, yang memimpin pengawalan presiden sejak 2011, membenarkan tindakannya pada Kamis sebagai reaksi atas "situasi keamanan yang memburuk."
Dia berargumen pemerintah telah gagal memberi rakyat Niger “sekilas jalan keluar nyata dari krisis.”
“Realitas keras ketidakamanan di Niger, yang dialami oleh pasukan pertahanan kita dan populasi pekerja keras, dengan jumlah korban tewas, pemindahan, penghinaan, dan frustrasi, mengingatkan kita setiap hari akan kenyataan pahit ini,” ujar Tchiani.
Macron menggambarkan Bazoum sebagai “pemimpin pemberani yang melakukan reformasi dan investasi yang dibutuhkan negaranya.”
Dia menambahkan, Paris akan mendukung kekuatan regional dalam menjatuhkan sanksi pada komplotan kudeta.
Tchiani, yang memimpin pengawalan presiden sejak 2011, membenarkan tindakannya pada Kamis sebagai reaksi atas "situasi keamanan yang memburuk."
Dia berargumen pemerintah telah gagal memberi rakyat Niger “sekilas jalan keluar nyata dari krisis.”
“Realitas keras ketidakamanan di Niger, yang dialami oleh pasukan pertahanan kita dan populasi pekerja keras, dengan jumlah korban tewas, pemindahan, penghinaan, dan frustrasi, mengingatkan kita setiap hari akan kenyataan pahit ini,” ujar Tchiani.
Lihat Juga :