alexametrics

Rusia Mengaku Tidak Tertarik Kembali Bergabung dengan G7

loading...
Rusia Mengaku Tidak Tertarik Kembali Bergabung dengan G7
Rusia mengaku tidak memiliki rencana untuk bergabung kembali dengan Kelompok Tujuh atau G7, karena Rusia menilai G7 tidak terlalu efektif dan terlalu eksklusif. Foto/REUTERS
A+ A-
MOSKOW - Rusia mengaku tidak memiliki rencana untuk bergabung kembali dengan Kelompok Tujuh atau G7. Salah satu alasannya adalah karena Rusia menilai G7 tidak terlalu efektif dan terlalu eksklusif.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan pihaknya menilai Kelompok 20 atau G20, di mana Rusia bergabung di dalamnya, lebih efektif dibandingkan dengan G7 karena melibatkan lebih banyak negara.

(Baca juga: Lagi, Jet Tempur Su-27 Rusia Cegat dan Usir Pesawat Mata-mata AS)

"G20 mungkin lebih baik dalam memenuhi realitas ekonomi modern dari sudut pandang pusat-pusat pembangunan ekonomi di dunia," kata Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Selasa (28/7/2020).



Menurut Peskov, G7 tidak memiliki signifikansi global karena tidak melibatkan China, India, Brasil, Turki dan negara-negara lain di dalamnya.

G7 sendiri awalnya bernama G8 ketika Rusia masih menjadi anggotanya. Kelompok ini beranggotakan Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang dan Amerika Serikat (AS).



(Baca juga: Luhut Sebut Jerman, Rusia, dan Taiwan Kompak Atasi Pandemi, Kita?)

Rusia didepak dari G8 setelah anggota lain dari kelompok itu menuding Rusia telah menganeksasi wilayah Crimea dari Ukraina pada tahun 2014 lalu.
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak