Kebakaran Hutan Landa 9 Negara Mediterania, Puluhan Tewas di Aljazair

Rabu, 26 Juli 2023 - 23:13 WIB
loading...
Kebakaran Hutan Landa...
Kebakaran hutan landa 9 negara Mediterania dengan puluhan orang tewas di Aljazair. Foto/Sky News
A A A
ATHENA - Setidaknya sembilan negara di Mediterania dilanda kebakaran hutan , ketika ribuan petugas pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkan api di seluruh wilayah tersebut.

Sebanyak 34 orang tewas di Aljazair, sementara di pulau Sisilia selatan Italia tiga orang tewas.

Suhu yang mencapai 40 derajat Celcius dan tanah kering telah memicu kebakaran di negara-negara di kedua sisi Mediterania.

Yunani menjadi negara yang sangat terpukul, dengan lebih dari 20.000 orang dievakuasi dalam beberapa hari terakhir dari rumah dan resor di selatan pulau liburan Rhodes, sementara Corfu juga dilanda kobaran api yang parah.

Dua pilot pemadam kebakaran tewas saat pesawat mereka menabrak lereng bukit di pulau Evia, sebelah timur Athena.

Baca Juga: Pesawat Pemadam Kebakaran Yunani Jatuh di Tengah Kebakaran Dahsyat

Beberapa orang telah ditangkap atau didenda di seluruh Yunani dalam beberapa hari terakhir karena secara tidak sengaja menyalakan api.

Layanan Pemantauan Atmosfer Copernicus (CAMS) Uni Eropa mengatakan kebakaran hutan di Yunani telah melepaskan rekor 1 megaton emisi karbon antara 1 dan 25 Juli. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari rekor sebelumnya yang terjadi pada Juli 2007, dengan kepulan asap yang memperburuk kualitas udara di daerah yang searah angin.

Kebakaran hutan di pulau Sisilia selatan Italia telah menewaskan tiga orang lanjut usia, kata presiden regionalnya.

Di Kroasia, api datang dalam jarak 12 km dari kota abad pertengahan Dubrovnik pada Selasa malam, dengan media lokal melaporkan ranjau darat yang tersisa dari perang kemerdekaan tahun 1990-an telah diledakkan oleh api.

Lusinan petugas pemadam kebakaran menggunakan pesawat untuk memadamkan api yang terjadi di dekat bandara internasional Nice di Prancis selatan.

Sementara itu, di Afrika utara, Aljazair berjuang untuk menahan kebakaran hutan yang menghancurkan di sepanjang pantainya dalam kobaran api yang telah menewaskan sedikitnya 34 orang.

Kebakaran yang dipicu angin kencang juga menutup dua penyeberangan perbatasan di negara tetangga Tunisia.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Dahsyat Paksa Ribuan Wisatawan Tinggalkan Hotel

Kebakaran hutan juga terjadi di pedesaan sekitar kota pelabuhan Latakia, Suriah, dengan pihak berwenang menggunakan helikopter militer untuk mencoba memadamkannya.

Pihak berwenang mengevakuasi selusin rumah dan rumah sakit di Turki sebagai tindakan pencegahan pada hari Selasa setelah kebakaran hebat melanda hutan terjal di dekat resor Mediterania Kemer di provinsi Antalya.

Jauh dari Mediterania, kebakaran juga melanda Portugal dan Gran Canaria Spanyol.

Pejabat Uni Eropa menyalahkan perubahan iklim atas meningkatnya frekuensi dan intensitas kebakaran hutan di seluruh Eropa, mencatat bahwa tahun 2022 adalah tahun terburuk kedua untuk kerusakan akibat kebakaran hutan setelah 2017.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengatakan negaranya adalah salah satu yang berada di garis depan melawan perubahan iklim.

"Saya akan menyatakan yang jelas: di hadapan apa yang dihadapi seluruh planet, terutama Mediterania yang merupakan titik panas perubahan iklim, tidak ada mekanisme pertahanan magis, jika ada kami akan menerapkannya," kata Mitsotakis seperti dilansir dari Sky News, Rabu (26/7/2023).

Para ilmuwan menggambarkan panas ekstrem sebagai "silent killer" terutama yang memengaruhi orang miskin, lanjut usia, dan mereka yang memiliki kondisi medis tertentu.

Penelitian yang diterbitkan bulan ini mengatakan sebanyak 61.000 orang mungkin telah meninggal dalam gelombang panas terik Eropa musim panas lalu. Ini menunjukkan bahwa upaya kesiapsiagaan gagal total.

Baca Juga: 7 Keunikan Pulau Rhodes di Yunani yang Mengalami Kebakaran Hutan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved