Tidak Ada Oposisi, PM Terlama di Asia Ini Dipastikan Perpanjang Kekuasaan

Minggu, 23 Juli 2023 - 09:43 WIB
loading...
Tidak Ada Oposisi, PM...
Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, bersama istrinya memberikan suara pada pemilu 2023. Foto/The Sun Daily
A A A
PHNOM PENH - Pemimpin Kamboja , Hun Sen, hampir pasti akan memperpanjang kekuasaan partainya pada pemilihan umum yang digelar hari ini, Minggu (23/7/2023), di mana tidak ada penantang serius.

Pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara di Phnom Penh mengatakan kepada BBC bahwa mereka mengharapkan Partai Rakyat Kamboja (CPP) untuk menyapu kembali semua 125 kursi di parlemen.

Hun Sen, yang telah berkuasa selama 38 tahun, tidak menghadapi tantangan nyata setelah satu-satunya partai oposisi yang kredibel didiskualifikasi pada Mei.

Para kritikus menyebut pemilu itu palsu.

"Ini pemilihan yang curang karena tidak ada partai oposisi yang benar-benar kuat," kata salah satu pemilih, seorang pekerja bantuan di Phnom Penh, kepada BBC awal pekan ini.

Negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), juga telah menyatakan keprihatinan tentang integritas pemilihan umum Kamboja. Untuk memastikan jumlah pemilih setinggi mungkin ketika orang tidak ditawari pilihan nyata, pemerintah Kamboja telah mengkriminalisasi setiap upaya untuk memboikot pemilu atau merusak surat suara.

Itu terjadi ketika Hun Sen, yang memberikan suaranya di Ibu Kota pada Minggu pagi, menunjukkan sinyal paling jelas bahwa dia berencana untuk menyerahkan kekuasaan kepada putra sulungnya, Hun Manet - mungkin dalam beberapa minggu. Kepala militer telah memimpin kampanye CPP menggantikan ayahnya.

Baca Juga: 5 Fakta tentang Hun Manet, Penerus Kekuasaan PM Kamboja Hun Sen
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Kapal Perang AS Sambangi...
Kapal Perang AS Sambangi Pangkalan AL Kamboja yang Didanai China
Bos Scam Chen Zhi Ditangkap,...
Bos Scam Chen Zhi Ditangkap, China Desak Seluruh Kaki Tangannya Menyerah
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Saham SpaceX Anjlok,...
Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun
Rekomendasi
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved