5 Fakta tentang Hun Manet, Penerus Kekuasaan PM Kamboja Hun Sen

Sabtu, 22 Juli 2023 - 19:27 WIB
loading...
A A A
Komite Pemilihan Nasional Kamboja (NEC) mendiskualifikasi oposisi utama Partai Lilin untuk bersaing dalam pemilihan nasional Juli, dengan alasan kurangnya dokumen. Keputusan tersebut telah dikritik oleh komunitas internasional, dan banding ke NEC gagal pada bulan Mei.

Ou Virak, presiden Forum Masa Depan, sebuah wadah pemikir di Kamboja, mengatakan bahwa pengumuman Hun Sen bukanlah suatu kejutan.

“Jika Hun Manet menjadi perdana menteri setelah pemilu mendatang, Kamboja akan mengubah politisi dari generasi lama ke generasi baru,” katanya kepada VOA Khmer.

4. Diuntungkan dengan Tidak Ada Oposisi

5 Fakta tentang Hun Manet, Penerus Kekuasaan PM Kamboja Hun Sen

Foto/Reuters

Pendukung partai yang berkuasa, Chin Sophan, 46, mengatakan kepada VOA Khmer bahwa dia yakin CPP akan menang. Dia ingin Hun Manet menjadi pemimpin karena dia senang dengan aturan ayahnya.

"Jadi, saya sangat puas karena dia memiliki kebijaksanaan untuk memerintah negara kita dengan baik," katanya, seraya menambahkan "inilah saatnya tidak ada perang dan tidak ada oposisi."

Phoeun Mealeadey, 19, seorang mahasiswa baru jurusan perbankan, mengatakan dia pikir Hun Manet akan menjadi perdana menteri yang cakap "karena dia memiliki pengetahuan, dia memiliki pendidikan tertinggi."

Hun Manet baru-baru ini memberi tahu ratusan pendukung: "Pemilihan demokratis didasarkan pada hukum. Apa pun yang dilakukan CPP, [itu] dilakukan [itu] secara legal. Ini adalah persaingan dan transparansi yang adil dan adil, yang didasarkan pada hukum. Demokrasi yang efektif didasarkan pada supremasi hukum. Inilah yang akan dicoba dimenangkan oleh CPP."

5. Tidak Akan Melepaskan diri dari Bayang-Bayang Hun Sen

5 Fakta tentang Hun Manet, Penerus Kekuasaan PM Kamboja Hun Sen

Foto/Reuters

"Dan sedikit yang berpikir Hun Sen akan menghilang, alih-alih memilih sekarang sebagai waktu yang tepat untuk menyerahkan kekuasaan sehingga dia masih dapat mempertahankan tingkat kontrol yang besar dari sela-sela, kata Gordon Conochie, seorang peneliti di Universitas La Trobe Australia dan penulis “A Tiger Rules the Mountain: Pursuit of Democracy Kamboja,” yang diterbitkan bulan ini.

“Itu berarti bahwa sementara putranya membangun otoritasnya sendiri sebagai perdana menteri, dia masih memiliki ayah yang relatif muda, sehat – secara fisik dan mental – di belakangnya,” kata Conochie.

“Kenyataannya adalah selama Hun Sen ada, tidak ada yang akan bergerak melawan mereka. Dan Hun Sen akan menjadi penanggung jawab, bahkan jika putranya adalah perdana menteri.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Trump: Jangan Sebut...
Trump: Jangan Sebut Saya Bodoh, Sebut Saya Diktator Tirani yang Brilian
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved