Trump Jadi Target Tersangka dalam Penyelidikan Pemilu AS 2020

Selasa, 18 Juli 2023 - 23:36 WIB
loading...
A A A
Selain dakwaan dalam kasus dokumen rahasia, Trump menghadapi dakwaan pidana negara bagian New York yang menuduhnya memalsukan catatan bisnis terkait pembayaran kepada bintang porno Stormy Daniels untuk membeli kebisuannya sebelum pemilihan 2016 tentang pertemuan seksual yang telah dia konfirmasi tetapi dia menyangkalnya. .

Dia mengaku tidak bersalah dalam kedua kasus tersebut.

Pada hari Senin, Mahkamah Agung Georgia menolak tawaran Trump untuk memblokir penyelidikan negara bagian apakah dia dan sekutunya secara ilegal berusaha ikut campur dalam pemilu Georgia 2020.

Di antara tindakan yang diselidiki adalah panggilan telepon Trump yang mendesak pejabat tinggi pemilihan untuk "menemukan" cukup suara untuk membatalkan kemenangan Biden di seluruh negara bagian.

Sekutu Republik Trump bergegas membelanya pada hari Selasa sebagai tanggapan atas berita tentang surat target.

"Ada contoh demi contoh setelah contoh administrasi Biden mempersenjatai pemerintah melawan musuh politik mereka," kata Pemimpin Mayoritas DPR Steve Scalise kepada wartawan.

Pakar strategi Partai Republik Matt Dole mengatakan dakwaan apa pun kemungkinan akan membantu Trump dalam penggalangan dana, mengingat basisnya akan menganggap tuduhan apa pun bermotivasi politik. Namun dia mengatakan dampak kumulatif dari kasus-kasus terhadap Trump dapat menghalangi beberapa Republikan moderat dan menghambat peluangnya dalam pemilihan umum.

"Saya pikir itu memberikan pendukung Trump berhenti dan alasan untuk mencari di tempat lain untuk kandidat dengan populisme Trump, tetapi kurang dari sirkus - seseorang seperti Ron DeSantis," kata Dole, dilansir Reuters.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Kunjungi Wilayah Ukraina...
Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!
Rekomendasi
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Berita Terkini
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved