Trump Jadi Target Tersangka dalam Penyelidikan Pemilu AS 2020

Selasa, 18 Juli 2023 - 23:36 WIB
loading...
Trump Jadi Target Tersangka...
Mantan Presiden Donald Trump menghadapi banyak skandal. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Selasa (18/7/2023) bahwa dia telah menerima surat dari Penyidik Khusus Departemen Kehakiman Jack Smith yang menyatakan bahwa dia menjadi target penyelidikan dewan juri dalam upaya membatalkan hasil pemilihan presiden 2020.

Jika demikian, itu akan menjadi tanda paling jelas hingga saat ini bahwa Trump mungkin menghadapi tuntutan pidana federal yang berasal dari upayanya untuk tetap berkuasa setelah kalah dalam pemilihan dari saingannya, Presiden Joe Biden.

Para pejabat telah bersaksi bahwa selama bulan-bulan terakhir masa jabatannya, Trump menekan mereka dengan klaim penipuan pemilih yang meluas. Pendukungnya menyerang US Capitol dalam upaya 6 Januari 2021, untuk menghentikan Kongres mengesahkan kemenangan Biden.

"Smith mengirim surat (sekali lagi, itu adalah Minggu malam!) yang menyatakan bahwa saya adalah TARGET investigasi Grand Jury 6 Januari," tulis Trump di situs media Truth Social.

Pengacaranya tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Seorang juru bicara kantor Smith menolak berkomentar.

Baca Juga: 10 Janji Trump untuk Periode Kedua, Nomor 6 Membangun Puluhan Kota untuk Membangkitkan Imajinasi

Peter Zeidenberg, mantan jaksa federal, mengatakan menerima surat target berarti individu tersebut harus "beranggapan bahwa Anda akan didakwa, kecuali jika Anda memberi kami alasan yang sangat bagus mengapa kami tidak seharusnya melakukannya."

Kemudian pada hari Selasa, pengacara pembela dan jaksa federal akan tampil pertama kali di Florida di hadapan Hakim Distrik AS Aileen Cannon, yang memimpin dakwaan bahwa Trump salah menangani informasi rahasia dan menghalangi keadilan.

Trump, kandidat terdepan untuk nominasi Partai Republik untuk menghadapi Biden, calon presiden dari Partai Demokrat, dalam pemilu 2024, bulan lalu didakwa secara tidak sah mempertahankan dokumen pertahanan nasional setelah dia meninggalkan jabatannya pada 2021 dan berkonspirasi untuk menghalangi upaya pemerintah untuk mengambilnya kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Berita Terkini
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved