Veteran Perang AS Buat Cerita Palsu tentang Kepahlawanan di Ukraina

Selasa, 18 Juli 2023 - 05:26 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 5 Alasan Jembatan Crimea Sangat Penting bagi Presiden Putin

"Saya bertemu James Vasquez tiga kali dengan total sekitar empat jam," katanya kepada Insider. “Selama pertemuan terakhir kami, di hadapan orang lain, dia menyerahkan diri dan menegaskan apa yang saya ketahui sejak musim panas lalu, bahwa dia tidak pernah menjadi anggota AFU.”

Pejuang lain mengatakan bahwa Vasquez membual tentang menjadi seorang jutawan ketika konflik berakhir. Seorang sukarelawan mengklaim, “kata James, dan saya mengutip, 'Saya tidak akan pernah kembali bekerja sebagai tukang. Saya mungkin tidak akan pernah harus bekerja lagi setelah perangnya. Saya akan menjadi terkenal.’”

Vasquez meminta sumbangan, dalam beberapa kasus untuk badan amal Ukraina yang disebut Ripley's Heroes. Dia juga diduga memanfaatkan kematian petarung Inggris kelahiran Ukraina Viktor Yatsunyk dengan secara salah mengklaim telah kehilangan "teman" -nya. Relawan perang asal Kanada April Huggett berkata, "Keberaniannya yang dicuri tidak ada habisnya."

Insider tidak dapat menghubungi Vasquez untuk mengomentari tuduhan tersebut. Dia mengakui kepada New York Times pada bulan Maret bahwa dia telah salah mengartikan catatan militernya dan telah dikeluarkan dari Angkatan Darat AS. "Saya harus mengatakan sejuta kebohongan untuk maju," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved