Makin Mandul, Wagner Serahkan 2.000 Peralatan Tempur ke Kremlin
Kamis, 13 Juli 2023 - 05:18 WIB
loading...
Wagner menyerahkan ribuan peralatan tempur ke Kementerian Pertahanan Rusia. Foto/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner , menyerahkan 2.000 peralatan tempur berskala berat kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Kemhan Rusia mengklaim proses tersebut berjalan “sesuai rencana” dan hampir selesai.
"Inventaris tersebut mencakup ratusan senjata berat, termasuk tank tempur utama dari berbagai jenis, sistem peluncur roket ganda, artileri self-propelled dan derek, sistem antipesawat, dan kendaraan tempur lainnya," demikian keterangan Kemhan Rusia, dilansir RT.
Militer Rusia juga merilis video yang menunjukkan deretan kendaraan tempur, serta peralatan lain yang disimpan di lokasi yang dirahasiakan.
Baca Juga: Meski Tak Sesuai Harapan, Zelenskyy Puji KTT NATO sebagai Kemenangan bagi Ukraina
Kemhan mengklaim, puluhan kendaraan tempur yang dikirim oleh kelompok PMC “tidak pernah digunakan dalam lingkungan pertempuran. Kelompok itu juga menyerahkan lebih dari 2.500 ton berbagai macam amunisi serta sekitar 20.000 senjata api.
"Peralatan saat ini dipindahkan ke gudang untuk pemeliharaan," demikian keterangan Kemhan Rusia. Setelah itu, itu akan dipindahkan ke unit militer Rusia untuk “penggunaan yang tertentu.”
Kemhan Rusia mengklaim proses tersebut berjalan “sesuai rencana” dan hampir selesai.
"Inventaris tersebut mencakup ratusan senjata berat, termasuk tank tempur utama dari berbagai jenis, sistem peluncur roket ganda, artileri self-propelled dan derek, sistem antipesawat, dan kendaraan tempur lainnya," demikian keterangan Kemhan Rusia, dilansir RT.
Militer Rusia juga merilis video yang menunjukkan deretan kendaraan tempur, serta peralatan lain yang disimpan di lokasi yang dirahasiakan.
Baca Juga: Meski Tak Sesuai Harapan, Zelenskyy Puji KTT NATO sebagai Kemenangan bagi Ukraina
Kemhan mengklaim, puluhan kendaraan tempur yang dikirim oleh kelompok PMC “tidak pernah digunakan dalam lingkungan pertempuran. Kelompok itu juga menyerahkan lebih dari 2.500 ton berbagai macam amunisi serta sekitar 20.000 senjata api.
"Peralatan saat ini dipindahkan ke gudang untuk pemeliharaan," demikian keterangan Kemhan Rusia. Setelah itu, itu akan dipindahkan ke unit militer Rusia untuk “penggunaan yang tertentu.”
Lihat Juga :