Limbah Nuklir Fukushima Dibuang ke Laut, Warga Korsel Panik Beli Garam

Rabu, 12 Juli 2023 - 13:30 WIB
loading...
Limbah Nuklir Fukushima...
Lee Young-Min dan anak-anaknya menunjukkan produk garam dan bahan pokok lainnya yang diborong di Seongnam, Korea Selatan, 28 Juni 2023. REUTERS/Daewoung Kim
A A A
FUKUSHIMA - Terlepas dari upaya menghilangkan ketakutan publik oleh pejabat Jepang dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), publik dunia tetap khawatir.

Jepang dan IAEA bersikeras pelepasan satu juta metrik ton air limbah radioaktif yang diolah dan sangat encer dari fasilitas nuklir Fukushima ke Samudera Pasifik adalah aman.

Kepanikan dirasakan warga Korea Selatan akibat rencana Jepang membuang air limbah nuklirnya ke laut.

Garam dilaporkan telah menghilang dari rak supermarket Korea Selatan, dengan harga bahan pokok itu melonjak sekitar 40% sejak April, menurut asosiasi produsen garam negara tersebut.

Toko-toko di seluruh negeri juga dikatakan menimbun garam karena khawatir akan krisis pasokan yang akan segera terjadi, karena penduduk setempat menimbun garam sebelum pelepasan air radioaktif Fukushima yang direncanakan ke laut.

Di rak-rak yang menampung berbagai bumbu, seperti bubuk bawang putih dan pasta cabai, terlihat ada celah di tempat garam dulu, menurut laporan media.

Satu supermarket memasang tanda toko yang bertuliskan, "Stok garam habis."

Di tengah panic buying, pemerintah Korsel memilih melepaskan garam laut dari cadangan resminya untuk menstabilkan harga garam.

Lonjakan harga garam juga dipengaruhi cuaca buruk yang mempengaruhi produksi garam.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan pasokan garam laut karena jumlah garam yang disediakan untuk Juni dan Juli sekitar 120.000 ton, di atas rata-rata produksi tahunan. Kami meminta masyarakat untuk membeli hanya jumlah yang Anda butuhkan saat membeli garam laut,” papar Kementerian Kelautan dan Perikanan Korsel pada bulan Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
Prancis Kerahkan Pesawat...
Prancis Kerahkan Pesawat Bersenjata Nuklir ke Perbatasan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved