Limbah Nuklir Fukushima Dibuang ke Laut, Warga Korsel Panik Beli Garam

Rabu, 12 Juli 2023 - 13:30 WIB
loading...
A A A
Baca juga: China: Mereka yang Anggap Aman Harus Minum Air Limbah Nuklir Fukushima

Makanan laut juga diborong penduduk Korsel yang memiliki tingkat produksi dan konsumsi 'buah laut' tertinggi di dunia.

Ada desakan serupa untuk membeli lebih banyak makanan pokok lainnya, seperti rumput laut, menurut media sosial Korea Selatan.

Penimbunan bahan makanan laut telah dipicu kekhawatiran makanan tersebut dapat terkontaminasi setelah pembuangan air limbah nuklir olahan yang akan datang dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi di Jepang.

Bencana nuklir di fasilitas Fukushima terjadi pada 11 Maret 2011. Pembangkit tersebut rusak parah akibat gempa berkekuatan 9 skala richter di Samudera Pasifik, yang memicu tsunami besar yang menghantam pembangkit tersebut, menyebabkan tiga reaktor nuklir meleleh.

Pada tahun-tahun berikutnya, sekitar 1,33 juta meter kubik air yang terkontaminasi terakumulasi di PLTN.

Air itu digunakan untuk mendinginkan reaktor yang rusak, serta air hujan dan air tanah yang meresap ke dalam lokasi.

Tetapi karena tempat tersebut kehabisan ruang penyimpanan, operator Fukushima Daiichi, Tokyo Electric Power Company (TEPCO) berencana melepaskan air ini ke laut setelah mengolah cairan yang terkontaminasi dengan sistem pemrosesan ALPS yang dimaksudkan untuk menghilangkan sebagian besar elemen radioaktif.

Pelepasan, yang diharapkan berlangsung selama beberapa dekade, telah disetujui Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Rencana pelepasan air memicu peringatan di Jepang sendiri dan di negara-negara tetangga seperti China dan Korea Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Prancis Kerahkan Pesawat...
Prancis Kerahkan Pesawat Bersenjata Nuklir ke Perbatasan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved