Mantan Presiden Korsel Didakwa Korupsi karena Minta Pekerjaan untuk Menantunya
Kamis, 24 April 2025 - 11:03 WIB
loading...
Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in didakwa korupsi karena meminta pekerjaaan untuk menantu ketika dirinya berkuasa. Foto/Yonhap
A
A
A
SEOUL - Jaksa Korea Selatan (Korsel) mengatakan pada Kamis (24/4/2025) bahwa mereka telah mendakwa mantan presiden Moon Jae-in atas tuduhan korupsi terkait dengan pekerjaan menantunya di sebuah maskapai penerbangan.
"Moon didakwa atas korupsi karena menerima 217 juta won (USD 150.000) sehubungan dengan memfasilitasi pekerjaan menantunya di sebuah maskapai penerbangan," kata Kantor Kejaksaan Distrik Jeonju dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP.
Kasus ini menambah drama politik yang mencengkeram Korea Selatan, yang akan menghadapi pemilihan umum pada 3 Juni 2025 setelah Yoon Suk-yeol dicopot dari jabatan presidennya karena memberlakukan darurat militer untuk sementara waktu.
Baca Juga: Eks Presiden Korsel Tersangka Suap Gara-gara Carikan Menantu Pekerajaan
Moon, yang menjabat sebagai presiden dari tahun 2017 hingga 2022, dikenal karena menjalin hubungan dengan Korea Utara (Korut), termasuk menjadi perantara pembicaraan antara pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama masa jabatan pertamanya.
Menurut jaksa, menantu Moon diangkat menjadi direktur pelaksana oleh maskapai penerbangan berbiaya rendah Thai Eastar Jet, meskipun tidak memiliki pengalaman atau kualifikasi yang relevan dalam industri penerbangan.
"Moon didakwa atas korupsi karena menerima 217 juta won (USD 150.000) sehubungan dengan memfasilitasi pekerjaan menantunya di sebuah maskapai penerbangan," kata Kantor Kejaksaan Distrik Jeonju dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP.
Kasus ini menambah drama politik yang mencengkeram Korea Selatan, yang akan menghadapi pemilihan umum pada 3 Juni 2025 setelah Yoon Suk-yeol dicopot dari jabatan presidennya karena memberlakukan darurat militer untuk sementara waktu.
Baca Juga: Eks Presiden Korsel Tersangka Suap Gara-gara Carikan Menantu Pekerajaan
Moon, yang menjabat sebagai presiden dari tahun 2017 hingga 2022, dikenal karena menjalin hubungan dengan Korea Utara (Korut), termasuk menjadi perantara pembicaraan antara pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama masa jabatan pertamanya.
Menurut jaksa, menantu Moon diangkat menjadi direktur pelaksana oleh maskapai penerbangan berbiaya rendah Thai Eastar Jet, meskipun tidak memiliki pengalaman atau kualifikasi yang relevan dalam industri penerbangan.
Lihat Juga :