Belanda Memiliki 300.000 Harta Karun yang Dijarah dari Negeri Jajahan

Sabtu, 08 Juli 2023 - 19:36 WIB
loading...
Belanda Memiliki 300.000...
Belanda menyimpan lebih dari 300.000 harta karun yang seharunya dikembalikan ke negara asalnya. Foto/DW
A A A
AMSTERDAM - Belanda masih menyimpan lebih dari 300.000 harta karun berupa koleksi artefak berharga yang dijarah dari negeri jajahan.

Gert-Jan van den Bergh, seorang spesialis hukum seni di firma hukum Bergh Stoop & Sanders, mengatakan kepada The Art Newspaper bahwa upaya repatriasi adalah “langkah pertama yang penting, tetapi hanya langkah pertama.”

“Jangan lupa, kami memiliki 300.000 objek kolonial yang merupakan milik negara pusat di Belanda saja,” kata Van den Bergh, menambahkan bahwa harus ada lebih banyak pengawasan terhadap objek kolonial milik pribadi juga.

Kabar tersebut menyusul berbagai klaim dari Indonesia, Sri Lanka dan Nigeria yang menuntut agar harta karun yang dulu dijarah agar dikembalikan. Menteri Luar Negeri Belanda untuk Kebudayaan dan Media Gunay Uslu memulangkan benda-benda termasuk “harta karun Lombok”, yang terdiri dari 335 benda dari Lombok, Indonesia, koleksi Pita Maha, koleksi utama seni modern dari Bali dan Meriam Kandy abad ke-18, senjata upacara dari Sri Lanka yang terbuat dari perunggu, perak, dan emas serta bertatahkan batu rubi.

Baca Juga: Dipicu Masalah Imigrasi, Pemerintahan PM Belanda Mark Rutte Bubar

“Ini momen bersejarah,” kata Uslu dilansir CNN. “Ini pertama kalinya kami mengikuti rekomendasi… untuk mengembalikan benda-benda yang seharusnya tidak pernah dibawa ke Belanda. Tapi lebih dari segalanya, ini adalah momen untuk melihat ke masa depan. Kami tidak hanya mengembalikan objek; kami juga memulai periode kerja sama yang lebih erat dengan Indonesia dan Sri Lanka di berbagai bidang seperti penelitian koleksi, presentasi, dan pertukaran antar museum.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Pejabat Belanda: Anda...
Pejabat Belanda: Anda Dapat Meretas Jet Tempur Siluman F-35, Sama seperti iPhone
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved