Belanda Memiliki 300.000 Harta Karun yang Dijarah dari Negeri Jajahan

Sabtu, 08 Juli 2023 - 19:36 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2020, laporan Dewan Kebudayaan Belanda yang dibuat oleh sebuah komite yang diketuai oleh pengacara hak asasi manusia Lilian Gonçalves-Ho Kang You merekomendasikan agar negara tersebut “tanpa syarat” mengembalikan benda-benda yang diyakini hilang tanpa disengaja oleh negara-negara di bawah otoritas kolonialnya.

Banyak benda yang akan dikembalikan berada di Museum Nasional Kebudayaan Dunia. Enam artefak kolonial lainnya yang diklaim oleh Sri Lanka saat ini menjadi koleksi Rijksmuseum, museum seni dan sejarah nasional Belanda; ini adalah repatriasi pertama artefak semacam itu dari museum setelah penelitian sumber yang dimulai pada tahun 2017.

Meriam Kandy, misalnya, dijarah oleh pasukan dari Perusahaan Hindia Timur Belanda selama pengepungan dan penjarahan Kandy tahun 1765, dan kemudian dihadiahkan kepada William V, Pangeran Oranye.

Baca Juga: Belanda Kembalikan 478 Harta Karun yang Pernah Dijarah saat Penjajahan ke Indonesia

Valika Smeulders, kepala departemen sejarah Rijksmuseum, mengatakan kepada The Art Newspaper bahwa telah terjadi pergeseran perspektif yang jelas. “Saya pikir cara dunia museum dulu melihat perdebatan ini di abad ke-20 adalah tentang kepedulian untuk melestarikan benda-benda untuk generasi yang akan datang, dan jelas museum di Eropa memiliki fasilitas untuk melakukan itu,” katanya.

“Tapi yang berubah adalah sudut pandang kami: objek-objek ini adalah untuk menceritakan kisah-kisah negara kami, tentang sejarah bersama orang-orang kami. Jadi apa yang kami lihat sekarang sebagai misi kami adalah menempatkan objek di tempat yang paling memungkinkan mereka menceritakan kisah yang penting.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Pejabat Belanda: Anda...
Pejabat Belanda: Anda Dapat Meretas Jet Tempur Siluman F-35, Sama seperti iPhone
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
4 Jenis Sujud dalam...
4 Jenis Sujud dalam Islam Lengkap dengan Bacaan Doa dan Waktu Pelaksanaannya
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
World Tour 2026, Kyrie...
World Tour 2026, Kyrie Irving Diserbu Penggemar di Jakarta
Berita Terkini
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved