5 Kehebatan Spetsnaz Pasukan Khusus Rusia, Pertama dan Utama Bukan Rambo

Sabtu, 08 Juli 2023 - 19:10 WIB
loading...
A A A
“Pertarungan tangan kosong hanya berguna jika dua orang idiot bertemu di lapangan terbuka tanpa senapan mesin atau pistol (bahkan tanpa muatan), pisau, sekop pencari ranjau, atau batu yang mudah dijangkau. Bahkan tongkat. Hanya dengan begitu mereka akan bertarung satu lawan satu."

Padahal, keterampilan pertarungan tangan kosong lebih untuk menanamkan disiplin fisik dan mental selama pelatihan, sehingga ketika peluru mulai terbang di atas kepala, mereka tidak lari ke bukit.

3. Tentang Spesialisasi, Bukan Kemahatahuan

5 Kehebatan Spetsnaz Pasukan Khusus Rusia, Pertama dan Utama Bukan Rambo

Foto/Sputnik

Kesalahpahaman umum lainnya adalah bahwa personel pasukan khusus mengetahui segalanya dan dapat melakukan apa saja. Pada kenyataannya, mereka bukanlah manusia super.

Setiap orang memiliki spesialisasi dan tugas masing-masing. Beberapa beroperasi di daerah perkotaan, yang lain di daerah pegunungan dan hutan. Yang lain lagi perlu berbicara bahasa asing seperti bahasa ibu mereka atau mampu menembak mata tupai pada jarak 1,5 km (jika itu adalah tupai yang sangat berbahaya). Setiap orang memiliki keahlian yang unik.

“Spesialisasi saya adalah operasi kontra-teroris di hutan dan medan pegunungan. Anda bisa mendarat dengan helikopter atau diturunkan dengan jip, tidak masalah. Dan kemudian Anda berjalan kaki satu atau dua hari ke area pertunangan,” kata pensiunan Spetsnaz.

“Kamu selalu bergerak di malam hari agar musuh tidak melihatmu. Di sore hari, Anda tidur di ngarai atau tempat tersembunyi lainnya. Selalu ada pengintai yang berjaga-jaga. Kami tidur bergiliran. Setelah Anda mencapai tujuan target, Anda memiliki beberapa hari untuk menyelesaikan misi.”

Baca Juga: 5 Isu Utama KTT NATO di Lithuania, Nomor 3 Mencegah Invasi Rusia ke Eropa Timur

4. Melakukan Segala Tugas

5 Kehebatan Spetsnaz Pasukan Khusus Rusia, Pertama dan Utama Bukan Rambo

Foto/Sputnik

“Unit saya mungkin ditugaskan untuk membersihkan suatu area, observasi jangka panjang, pengumpulan intelijen, atau melakukan penyerbuan. Ada kalanya saya harus merencanakan penyergapan dan mengawasi musuh selama beberapa minggu di bukit atau jalan setapak. Ada juga operasi di daerah perkotaan, tapi ini kurang umum,” kata mantan komando itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved