Inggris Dihantui Kekurangan Air Akibat Gelombang Panas

Sabtu, 01 Juli 2023 - 10:24 WIB
loading...
Inggris Dihantui Kekurangan...
Inggris dihantui kekurangan air akibat gelombang panas. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Permintaan air telah meningkat di Inggris , dan perusahaan air berjuang untuk memenuhinya, dengan beberapa bahkan menerapkan larangan pipa air untuk menghemat air.

Inggris saat ini menghadapi gelombang panas di awal musim panas, dan menunjukkan suhu hingga 6 derajat Celcius lebih hangat dari rata-rata bulan Juni ini.

Sebuah laporan dari Met Office, layanan cuaca nasional Inggris, menunjukkan bahwa ini juga bukan akhir, dengan kemungkinan cuaca panas yang luar biasa dua kali lipat dari rata-rata. Antara panas dan kurangnya hujan, warga Inggris menghadapi kekurangan air. Menurut Badan Lingkungan Hidup negara tersebut 1 dari 5 waduk berada di bawah normal atau sangat rendah. Perusahaan air terbesar di Inggris, Thames Water, adalah salah satu bagian dari masalahnya.

Thames Water diprivatisasi tiga dekade lalu. Sejak itu, ia telah membangun tumpukan utang 14 miliar poundsterling. Utang yang memberatkan ini mencegah pengeluaran infrastruktur yang diperlukan dalam sistem pengairan yang, di beberapa bagian, berusia 150 tahun.

Baca Juga: Lebih dari 100 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Meksiko
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved