Jenderal Top AS: Serangan Balasan Ukraina terhadap Rusia Lebih Lambat, tapi...

Sabtu, 01 Juli 2023 - 03:44 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan bahwa serangan balasan atau kontraofensif Ukraina akan sangat lama dan sangat berdarah.

"Ukraina berjuang untuk keberadaan mereka. Mereka berperang melawan negara besar dengan populasi 140 juta dan tentara besar yang memiliki banyak peralatan militer," kata Jenderal Milley, menambahkan bahwa Amerika membantu Ukraina dengan segala cara yang memungkinkan.

Sementara itu, Gedung Putih mengatakan bahwa Amerika Serikat melakukan kontak rutin dengan Ukraina dan akan terus memberikan dukungan untuk memastikan bahwa serangan balasannya terhadap pasukan Rusia berhasil.

Sebelumnya, The New York Times melaporkan bahwa administrasi kepresidenan AS secara tidak resmi mengatakan bahwa serangan balasan Ukraina dimulai dengan lambat dan hasilnya dalam beberapa minggu pertama sangat serius, tetapi mereka tidak terburu-buru untuk menarik kesimpulan.

Dalam sebuah wawancara dengan The Washington Post pada hari Jumat, Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Jenderal Valerii Zaluzhnyi mengatakan bahwa tentara membayar pembebasan setiap meter tanah Ukraina dengan darah, jadi dia terganggu oleh komentar eksternal bahwa serangan balasan lebih lambat dari yang diharapkan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Infografis
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Militer Dahsyat terhadap Houthi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved