Tampung Prigozhin di Belarusia, Apa Hubungan Lukashenko dengan Bos Wagner?

Jum'at, 30 Juni 2023 - 22:40 WIB
loading...
Tampung Prigozhin di...
Bos tentara bayaran Wagner Group Yevgeny Prigozhin saat memimpin pemberontakan bersenjata di Rusia, 24 Juni 2023. Dia akhiri pemberontakan dan kini ditampung di Belarusia. Foto/REUTERS/Alexander Ermochenko
A A A
JAKARTA - Bos tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, mengakhiri pemberontakan bersenjata atau kudeta di Rusia akhir pekan lalu berkat campur tangan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Lukashenko menengahi kesepakatan yang dicapai antara Prigozhin dengan Kremlin. Dalam kesepakatan itu, bos Wagner setuju mengakhiri pemberontakan. Imbalannya, dia dijamin keamanannya untuk pergi ke pengasingan di Belarusia dan tuntutan pidananya terkait makar dibatalkan oleh Moskow.

Mengapa Lukashenko repot-repot campur tangan, dan mengapa pula dia memberi bos Wagner tempat tinggal di Belarusia? Apa hubungan antara Lukashenko dan Prigozhin?

Tidak ada bukti langsung yang menghubungkan Presiden Belarusia dengan bos Wagner meski keduanya sama-sama tokoh kontroversial di panggung internasional.

Baca Juga: Bos Wagner Tinggalkan Kotak Berisi Uang Rp700 Miliar usai Kudeta Militer Rusia

Presiden Alexander Lukashenko telah memerintah Belarusia sejak tahun 1994 dan telah dikenal karena kebijakan otoriter dan pembatasan terhadap kebebasan sipil.

Pada tahun 2020, dia menghadapi protes besar-besaran dari rakyat Belarusia setelah pemilihan presiden yang diperdebatkan secara luas. Selama periode tersebut, pemerintah Belarusia telah dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan terhadap para demonstran.

Sementara itu, Yevgeny Prigozhin adalah seorang pengusaha Rusia yang memiliki hubungan yang dekat dengan pemerintah Rusia dan dikaitkan dengan berbagai kegiatan militer dan paramiliter. Perusahaan keamanan swasta Wagner yang dimilikinya telah dikaitkan dengan kehadiran di berbagai konflik di luar Rusia, termasuk di Ukraina, Suriah, dan negara-negara Afrika.

Kehadiran Bos Wagner Bikin Warga Belarusia Ketakutan


Ketika kehidupan di Rusia kembali normal setelah pemberontakan bersenjata oleh tentara bayaran Wagner Group, ketegangan meningkat di dalam dan sekitar Belarusia, tempat bos Wagner diasingkan dan beberapa tentara bayarannya menetap.

Lukashenko yang mengatakan negaranya dapat menggunakan pengalaman dan keahlian Wagner Group.

Namun itu tidak sesuai dengan kehendak oposisi dan para aktivis gerilya Belarusia, yang menyebut tentara bayaran Wagner Group sebagai ancaman bagi rakyat dan kemerdekaan Belarusia.

Baca Juga: Bos Wagner Prigozhin Mungkin Dihabisi di Belarusia karena Putin Tak Ampuni Pengkhianat

“Kami dengan tegas menentang penempatan tentara bayaran Rusia di Belarusia dan sedang mempersiapkan sambutan 'hangat' untuk Wagnerites di Belarusia,” kata Aliaksandr Azarau, pemimpin kelompok gerilya BYPOL dalam wawancara telepon dengan The Associated Press (AP), Jumat (30/6/2023).

Negara-negara Baltik tetangga Belarusia juga menyatakan keprihatinan tentang bagaimana hal ini akan mempengaruhi keamanan regional.

Dalam pernyataan bersama hari Rabu, para pemimpin Parlemen di Estonia, Latvia, dan Lithuania mendesak Uni Eropa untuk melabeli Wagner sebagai organisasi teroris.

“Munculnya kelompok tentara bayaran Wagner di Belarusia dapat membuat situasi keamanan di perbatasan timur NATO dan Uni Eropa menjadi lebih genting,” bunyi pernyataan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved