Bos Wagner Prigozhin Mungkin Dihabisi di Belarusia karena Putin Tak Ampuni Pengkhianat
Senin, 26 Juni 2023 - 07:45 WIB
loading...
Bos tentara bayaran Wagner Group Yevgeny Prigozhin (paling kiri) kemungkinan akan dibunuh di Belarusia setelah berupaya melakukan kudeta militer di Rusia. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Seorang pakar tentang Rusia menduga kepala tentara bayaran Wagner Group Yevgeny Prigozhin dibunuh di Belarusia karena Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan pernah mengampuni seorang pengkhianat.
“Putin tidak mengampuni pengkhianat. Bahkan jika Putin berkata, 'Prigozhin, Anda pergi ke Belarusia', dia masih seorang pengkhianat dan saya pikir Putin tidak akan pernah memaafkan itu," kata Jill Dougherty, pakar tentang Rusia di lembaga Wilson Center, kepada CNN, Senin (26/6/2023).
Bos Wagner itu mengejutkan dunia pada Sabtu pekan lalu ketika dia membawa sekitar 25.000 tentara bayaran siap mati mengambil alih markas militer Rusia di Rostov-on-Don. Pasukan Wagner kemudian bergerak menuju Moskow untuk menggulingkan pemimpin militer Rusia.
Baca Juga: Misteri Diamnya Bos Wagner setelah Tiba-tiba Batalkan Kudeta Militer Rusia
Namun, Prigozhin tiba-tiba membatalkan kudeta tersebut setelah membuat kesepakatan yang ditengahi Presiden Belarusia Alexander Lukashenko—sekutu Putin.
“Putin tidak mengampuni pengkhianat. Bahkan jika Putin berkata, 'Prigozhin, Anda pergi ke Belarusia', dia masih seorang pengkhianat dan saya pikir Putin tidak akan pernah memaafkan itu," kata Jill Dougherty, pakar tentang Rusia di lembaga Wilson Center, kepada CNN, Senin (26/6/2023).
Bos Wagner itu mengejutkan dunia pada Sabtu pekan lalu ketika dia membawa sekitar 25.000 tentara bayaran siap mati mengambil alih markas militer Rusia di Rostov-on-Don. Pasukan Wagner kemudian bergerak menuju Moskow untuk menggulingkan pemimpin militer Rusia.
Baca Juga: Misteri Diamnya Bos Wagner setelah Tiba-tiba Batalkan Kudeta Militer Rusia
Namun, Prigozhin tiba-tiba membatalkan kudeta tersebut setelah membuat kesepakatan yang ditengahi Presiden Belarusia Alexander Lukashenko—sekutu Putin.
Lihat Juga :