Demi Selamatkan Burung Langka, Selandia Basmi Semua Tikus

Selasa, 27 Juni 2023 - 15:16 WIB
loading...
A A A
Kamera telah dipasang di hotspot. "Jika ada tikus yang muncul," kata direktur Predator Free Wellington James Willcox. Setiap tikus yang ditemukan mati dikirim ke laboratorium untuk diautopsi. Ini penting karena antikoagulan, dengan desain, membunuh secara perlahan. Tikus adalah hewan sosial yang cerdas dan belajar menghindari hal-hal yang jelas merugikan mereka.

Miramar berada di garis depan serangan kota terhadap predator. Tikus sekarang langka di semenanjung dan banyak burung asli telah kembali. Burung Tui, yang jumlahnya di Wellington menyusut menjadi hanya beberapa pasang pada tahun 1990, sekarang ada di mana-mana.

"Di kebun belakang kami, kami sekarang memiliki tui yang terbang sepanjang waktu," kata penduduk Miramar, Paul Hay. "Kehidupan burung benar-benar meningkat pesat, terutama dalam lima tahun terakhir."

Suaka alam perkotaan pertama di dunia dibuka pada tahun 1999 satu mil dari pusat kota saat burung tui terbang. Sekarang disebut Zealandia, dilindungi oleh pagar sepanjang 8 km. Pengunjung diperiksa tasnya dan harus melewati penghalang dua pintu yang menyerupai airlock.

Di balik langkah-langkah biosekuriti yang begitu ketat, burung yang dulunya langka tidak hanya bertahan hidup tetapi menyebar ke lingkungan sekitarnya. Sekarang ada lusinan cagar alam berpagar di sekitar Selandia Baru. Yang terbesar, Brook, mencakup hampir 700 hektar, tiga kali ukuran Zealandia, di Nelson di Pulau Selatan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Program Visit Nepal...
Program 'Visit Nepal Year' China Gagal Hidupkan Pariwisata Nepal
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
Promosi Pariwisata Indonesia...
Promosi Pariwisata Indonesia di Rumania Hasilkan Potensi Bisnis Rp10 Miliar
Siapa Shaikha Al Nowais?...
Siapa Shaikha Al Nowais? Perempuan Cantik UEA yang Tampil di Panggung Global
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
3 Mineral Langka Ukraina...
3 Mineral Langka Ukraina Termahal Ingin Direbut Paksa AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved