Dicap Bebek Lumpuh, Putin Dihina Habis-habisan usai Kudeta Wagner

Senin, 26 Juni 2023 - 11:14 WIB
loading...
A A A
Tweet lainnya, menandai Presiden Ukraina Vlodomyr Zelensky, kementerian itu menulis: “Untuk waktu yang lama, Rusia menggunakan propaganda untuk menutupi kelemahan dan kebodohan pemerintahnya. Dan sekarang ada begitu banyak kekacauan sehingga tidak ada kebohongan yang bisa menyembunyikannya.”

“Kelemahan Rusia sudah jelas. Kelemahan skala penuh. Dan semakin lama Rusia mempertahankan pasukan dan tentara bayarannya di tanah kami, semakin banyak kekacauan, rasa sakit, dan masalah yang akan terjadi di kemudian hari," lanjut kementerian tersebut.

“Itu juga jelas. Ukraina mampu melindungi Eropa dari penyebaran kejahatan dan kekacauan Rusia.”

Presiden Zelensky juga menyindir Rusia. "Setiap orang yang memilih jalan kejahatan menghancurkan dirinya sendiri. Siapa yang mengirim barisan pasukan untuk menghancurkan kehidupan negara lain dan tidak dapat menghentikan mereka melarikan diri dan mengkhianati ketika hidup melawan. Siapa yang meneror dengan rudal, dan ketika ditembak jatuh, mempermalukan dirinya sendiri untuk menerima drone Shahed," tulis Zelensky di Twitter.

"Siapa yang membenci orang dan melemparkan ratusan ribu ke dalam perang, untuk akhirnya membarikade dirinya di wilayah Moskow dari orang-orang yang dia persenjatai. Untuk waktu yang lama, Rusia menggunakan propaganda untuk menutupi kelemahan dan kebodohan pemerintahnya. Dan sekarang ada begitu banyak kekacauan sehingga tidak ada kebohongan yang bisa menyembunyikannya," lanjut Zelensky.

Secara terpisah, Presiden Lithuania Gitanas Nauseda mengatakan pemberontakan singkat tentara bayaran Wagner Group menunjukkan Presiden Putin sebagai raja "telanjang".

Maksud komentar presiden negara NATO itu adalah keamanan rezim Putin begitu rapuh sehingga sekelas tentara swasta pun mampu menggoyang kepemimpinan militer Kremlin.

Menurut Nauseda, pemberontakan singkat yang dipimpin Prigozhin menunjukkan bahwa ancaman serius dapat dilakukan terhadap rezim Putin.

"Urutan peristiwa telah menunjukkan bahwa raja telanjang dan kolom militer sebesar ini dapat berbaris cukup jauh untuk menimbulkan ancaman mendasar bagi rezim (Rusia)," kata Nauseda setelah pertemuan Dewan Pertahanan Negara Lithuania.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved