Dicap Bebek Lumpuh, Putin Dihina Habis-habisan usai Kudeta Wagner

Senin, 26 Juni 2023 - 11:14 WIB
loading...
A A A
Institute for the Study of War (ISW), sebuah lembaga think tank yang berbasis di Washington, mengatakan pemberontakan Wagner Group, meskipun tidak sampai menggulingkan pemerintah, telah mempermalukan Putin di hadapan teman dan musuh, mengungkapkan bahwa dia tidak lagi menikmati monopoli kekuatan di negaranya sendiri.

Baca Juga: Bos Wagner Mungkin Dihabisi di Belarusia karena Putin Tak Ampuni Pengkhianat

Menurut ISW, pandangan bahwa Lukashenko yang memainkan peran langsung dalam menghentikan upaya kudeta Wagner telah mempermalukan Putin.

Seorang senior fellow di Carnegie Endowment, Andrew Kolesnikov, mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa Prigozhin dan Putin, mantan sekutunya, dirugikan oleh pawai pemberontakan Wagner Group pada Sabtu pekan lalu.

Menurutnya, pembicaraan keras Prigozhin diikuti oleh kesepakatan nyata yang membuatnya diasingkan ke Belarusia. Sedangkan Putin sekarang dilihat sebagai orang yang tindakannya tidak sesuai dengan retorikanya.

“Seluruh sistem telah hilang kemarin, termasuk Prigozhin, yang juga merupakan bagian dari sistem tersebut,” kata Kolesnikov.

"Ternyata tsar itu bukan tsar sungguhan karena dia tidak bisa mengendalikan orang dari sistemnya sendiri yang seharusnya berada di bawah kendali penuhnya," paparnya.

Kementerian Pertahanan Ukraina mengejek situasi kudeta militer Rusia dalam serangkaian tweet.

Dalam salah satu tweet, Kementerian Pertahanan menulis: “Ular Kremlin memakan ekornya sendiri.” Itu ditulis dengan gambar animasi ular hitam militer yang melahap ekornya sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved