Terungkap, AL AS Deteksi Suara Ledakan Setelah Kapal Selam Titanic Hilang

Jum'at, 23 Juni 2023 - 19:24 WIB
loading...
Terungkap, AL AS Deteksi...
Angkatan Laut AS mendeteksi suara ledakan setelah kapal selam wisatan Titanic hilang kontak. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Otoritas Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa kapal selam wisata Titanic, Titan, mengalami ledakan dahsyat. Hilangnya kapal selam itu telah memicu pencarian besar-besaran selama berhari-hari.

Meski begitu muncul informasi terbaru terkait insiden tersebut. Sebuah sumber di Angkatan Laut AS menyebut pihaknya mendeteksi suara ledakan setelah kapal selam itu hilang kontak.

Seorang pejabat senior Angkatan Laut AS mengatakan kepada CNN bahwa pihaknya mendeteksi tanda akustik yang konsisten dengan ledakan pada hari Minggu di area umum tempat kapal itu menyelam dan hilang komunikasi dengan kapal induknya.

"Angkatan Laut segera menyampaikan informasi itu kepada komandan di tempat yang memimpin upaya pencarian, dan itu digunakan untuk mempersempit area pencarian," kata pejabat itu seperti dikutip dari CNN, Jumat (23/6/2023).

Tetapi, kata pejabat itu, suara ledakan tersebut dianggap "tidak pasti" dan upaya multinasional untuk menemukan kapal selam itu berlanjut sebagai upaya pencarian dan penyelamatan.

Baca Juga: Kapal Selam Wisata Titanic Meledak Dahsyat, Seluruh Awak Tewas

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan tentang tanda akustik yang diambil oleh Angkatan Laut.

Upaya pencarian dan penyelamatan internasional terhadap kapal selam Titan meningkat pesat dalam beberapa hari terakhir.

Komunikasi terakhir antara kapal dan kapal induknya, the Polar Prince, terjadi pada pukul 11:47 hari Minggu waktu setempat. Tanpa GPS di bawah air, kapal selam hanya dipandu oleh pesan teks dari kapal permukaan.

Awal pekan ini, ada saat-saat yang memberi harapan bagi keluarga dan teman-teman kapal yang hilang itu.

Suara dentuman terdeteksi di bawah air oleh sonar pada hari Selasa dan Rabu di area pencarian besar-besaran, meskipun asalnya tidak jelas. Suara pada hari Selasa pertama kali datang setiap 30 menit dan terdengar lagi empat jam kemudian, menurut pembaruan memo internal pemerintah AS tentang pencarian tersebut.

Baca Juga: Secercah Harapan, Pesawat Kanada Deteksi Suara Bawah Air Saat Cari Kapal Selam Wisata Titanic

Angkatan Laut AS juga membantu menganalisis suara dentuman dan data akustik lainnya yang terdengar selama upaya pencarian, kata pejabat Angkatan Laut kepada CNN. Itu kemungkinan bentuk kehidupan alam atau suara yang dikeluarkan oleh kapal dan kapal lain yang merupakan bagian dari upaya pencarian, kata pejabat itu.

"Audio ledakan yang ditangkap oleh Angkatan Laut AS berasal dari jaringan sensor sebagai bagian dari sistem pendengaran akustik Angkatan Laut bawah air," terang pejabat itu.

Dalam konferensi pers yang mengumumkan bahwa kapal selam Titan mengalami ledakan dahsyat, Penjaga Pantai AS menyatakan kelima orang di kapal selam tewas. Kerucut ekor dan puing-puing lain dari kapal selam yang hilang ditemukan oleh kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh sekitar 1.600 kaki dari haluan Titanic, yang terletak sekitar 13.000 kaki di Samudera Atlantik Utara.

"Puing-puing konsisten dengan ledakan kapal yang dahsyat," kata Laksamana Muda Penjaga Pantai AS John Mauger, komandan Distrik Penjaga Pantai Pertama, kepada wartawan.

Ketika ditanya tentang suara-suara dentuman yang terdengar pada awal pekan ini, Mauger berkata: "Tampaknya tidak ada hubungan antara suara (dan) lokasi di dasar laut."

Baca Juga: Tim Pencari Temukan Rangka Pendaratan Kapal Selam Titan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved