Jerman Suarakan Keprihatinan Tentang Kondisi HAM China
Jum'at, 23 Juni 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
“Kami sangat menolak semua upaya untuk mengubah status quo di Laut China Timur dan Selatan dengan kekerasan atau paksaan. Itu terutama berlaku untuk Taiwan,” tambahnya.
Beijing menganggap pulau yang diperintah sendiri itu sebagai bagian dari China dan telah memperluas kehadiran militernya di wilayah tersebut.
Baca juga: Kocar-kacir Dihajar Rusia, Ukraina Tuntut Lebih Banyak Tank dari Jerman
“Kami juga memandang dengan prihatin situasi hak asasi manusia dan supremasi hukum di Tiongkok,” tambahnya. “Saya menggarisbawahi pesan-pesan ini sehari sebelum kemarin selama konsultasi pemerintah Jerman-Tiongkok,” jelas Scholz.
Komentar Scholz kepada parlemen secara signifikan lebih kuat daripada pernyataan publiknya pada pernyataan bersama hari Selasa dengan Perdana Menteri China Li Qiang, yang melakukan perjalanan luar negeri pertamanya sejak mengambil alih ekonomi terbesar kedua di dunia sebagai perdana menteri pada bulan Maret.
Beijing menganggap pulau yang diperintah sendiri itu sebagai bagian dari China dan telah memperluas kehadiran militernya di wilayah tersebut.
Baca juga: Kocar-kacir Dihajar Rusia, Ukraina Tuntut Lebih Banyak Tank dari Jerman
“Kami juga memandang dengan prihatin situasi hak asasi manusia dan supremasi hukum di Tiongkok,” tambahnya. “Saya menggarisbawahi pesan-pesan ini sehari sebelum kemarin selama konsultasi pemerintah Jerman-Tiongkok,” jelas Scholz.
Komentar Scholz kepada parlemen secara signifikan lebih kuat daripada pernyataan publiknya pada pernyataan bersama hari Selasa dengan Perdana Menteri China Li Qiang, yang melakukan perjalanan luar negeri pertamanya sejak mengambil alih ekonomi terbesar kedua di dunia sebagai perdana menteri pada bulan Maret.
(esn)
Lihat Juga :