Kocar-kacir Dihajar Rusia, Ukraina Tuntut Lebih Banyak Tank dari Jerman
Senin, 12 Juni 2023 - 21:44 WIB
loading...
Rekrutan Sekolah Tank Angkatan Darat Swiss 21 melakukan latihan serangan dengan tank Leopard 2 di Bure, Swiss, 5 Mei 2023. Foto/REUTERS/Denis Balibouse
A
A
A
KIEV - Ukraina membutuhkan lebih banyak kendaraan lapis baja Jerman di tengah pertempuran sengit dengan Rusia.
Pengakuan itu diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Andrey Melnik dalam wawancara yang diterbitkan pada Minggu (11/6/2023).
Permintaan itu muncul setelah Moskow mengklaim telah menghancurkan beberapa tank Leopard buatan Jerman sambil menangkis upaya berulang kali oleh Kiev untuk menembus garis pertahanan Rusia.
Berbicara kepada Tagesspiegel, Melnik yang sebelumnya adalah duta besar Ukraina untuk Jerman, mengatakan negaranya membutuhkan dukungan yang jauh lebih kuat dari Barat daripada yang diterima saat ini.
Melnik diberhentikan dari jabatannya di Berlin setelah serangkaian pernyataan kontroversial, termasuk pembelaannya terhadap Stepan Bandera, nasionalis Ukraina yang bekerja sama dengan Nazi selama Perang Dunia II.
Dia juga sering menjadi berita utama dengan komentar menghina yang menargetkan para politisi Jerman.
Pengakuan itu diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Andrey Melnik dalam wawancara yang diterbitkan pada Minggu (11/6/2023).
Permintaan itu muncul setelah Moskow mengklaim telah menghancurkan beberapa tank Leopard buatan Jerman sambil menangkis upaya berulang kali oleh Kiev untuk menembus garis pertahanan Rusia.
Berbicara kepada Tagesspiegel, Melnik yang sebelumnya adalah duta besar Ukraina untuk Jerman, mengatakan negaranya membutuhkan dukungan yang jauh lebih kuat dari Barat daripada yang diterima saat ini.
Melnik diberhentikan dari jabatannya di Berlin setelah serangkaian pernyataan kontroversial, termasuk pembelaannya terhadap Stepan Bandera, nasionalis Ukraina yang bekerja sama dengan Nazi selama Perang Dunia II.
Dia juga sering menjadi berita utama dengan komentar menghina yang menargetkan para politisi Jerman.
Lihat Juga :