NATO Desak Anggotanya Kurangi Ketergantungan Impor dari China

Rabu, 21 Juni 2023 - 12:30 WIB
loading...
NATO Desak Anggotanya...
NATO mendesak anggota mengurangi impor dari China. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Negara-negara anggota NATO harus mengurangi ketergantungan mereka pada impor China dan menahan diri dari mengekspor teknologi canggih ke China. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, Selasa (20/6/2023).

"Kita harus mengakhiri ketergantungan kita pada rezim otoriter," kata Stoltenberg pada Hari Industri, yang diselenggarakan oleh Federasi Industri Jerman, seperti dikutip dari TASS.

Baca juga: Pakar Militer AS: NATO Dorong Ukraina Gelar Serangan Balasan Meskipun Tidak Siap

"Kita tidak boleh bergantung sepenuhnya pada China untuk bahan baku dan produk penting. Kita tidak boleh mengekspor teknologi yang dapat digunakan untuk melawan kita, atau kehilangan kendali atas infrastruktur penting, seperti jaringan 5G," tambahnya.

Stoltenberg menetapkan, bahwa NATO "akan terus berdagang dan terlibat dengan China." “Tetapi pada saat yang sama, kita harus menghindari ketergantungan yang membuat kita rentan,” katanya.

Kepala NATO meminta negara-negara anggota dan perusahaan swasta untuk bekerja sama untuk mengurangi ketergantungan pada China. NATO dan China memang memiliki hubungan yang tidak harmonis.

Baca juga: NATO Fokus Lindungi Aset Bawah Air dari Kemungkinan Sabotase

Menurut China, sebagian besar negara Asia menentang ekspansi NATO ke timur di Indo-Pasifik dan pembentukan replika militer aliansi di kawasan tersebut, karena hal itu memicu konfrontasi blok. Peringatan itu diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin.

“Asia terletak di luar jangkauan geografis Atlantik Utara dan tidak membutuhkan replika NATO. Namun, kami telah melihat NATO bertekad untuk pergi ke timur ke wilayah ini, mencampuri urusan regional dan menghasut konfrontasi blok. Sikap dari mayoritas negara di kawasan itu sangat jelas. Mereka menentang munculnya blok militer di kawasan itu. Mereka tidak menyambut penjangkauan NATO di Asia," tegas Wang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Berita Terkini
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved