5 Alasan Mengapa NATO Menolak Keras Ukraina Bergabung

Sabtu, 17 Juni 2023 - 11:55 WIB
loading...
A A A
“PM Hongaria Vikto Orban adalah tipe pria yang akan membuat masalah jika dia merasa mendapat dukungan populer,” kata Shea. "Lihatlah rekornya di Uni Eropa."

Orban telah berulang kali mengkritik strategi Barat terhadap Rusia dan memposisikan dirinya sebagai sekutu Putin, mengecam penggunaan sanksi dan kesepakatan gas dengan Moskow.

“Pertanyaan besarnya adalah apakah Prancis dan Jerman, yang mungkin Anda sebut basah dari aliansi (NATO), akan setuju,” kata William Alberque, direktur strategi, teknologi, dan kontrol senjata di International Institute for Strategic Studies. "Apakah mereka bersedia melakukan sejauh itu?"

Pada 2008, Paris dan Berlin memblokir upaya Ukraina dan Georgia untuk bergabung dengan aliansi tersebut, sementara pada Februari 2022 - hanya seminggu sebelum invasi - Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan keanggotaan Ukraina tidak ada dalam kartu.

5. Kemenangan Propaganda bagi Putin

5 Alasan Mengapa NATO Menolak Keras Ukraina Bergabung

Foto/Reuters

Sejak pecahnya perang Ukraina, Putin telah menggembar-gemborkan bahwa Rusia terancam oleh NATO.

Putin secara rutin membenarkan invasi Ukraina untuk menyingkirkan Rusia dari ancaman ini, yang dia klaim sebagai bahaya bagi integritas teritorial Rusia.

Jika Ukraina bergabung dengan rencana pertahanan terpadu NATO, Shea mengklaim ini akan selalu melibatkan penempatan pasukan barat dan pangkalan militer di tanah Ukraina.

“Ini akan memberi Putin dorongan propaganda besar-besaran,” kata Alberque. "Putin berusaha sangat, sangat keras, bahkan mati-matian, untuk meyakinkan Rusia bahwa ada ancaman eksistensial eksternal dari NATO membawa masuk Ukraina sekarang hanya akan mempermainkan narasi itu."

"Siapa yang mau memberi Putin cabang zaitun?" Dia bertanya.

Pejabat NATO dan politisi barat telah berulang kali menegaskan bahwa perang di Ukraina adalah konflik antara Kyiv dan Moskow, dengan Presiden AS Joe Biden mengatakan dia tidak akan menyeret aliansi ke dalam konflik yang lebih luas atas Ukraina.

Ada kekhawatiran bahwa kemenangan propaganda ini akan datang pada waktu yang salah, di tengah kemajuan pesat Ukraina di medan perang dan perasaan anti-perang di Rusia.

Sementara dia dengan gigih mendukung tawaran keanggotaan Ukraina, Alberque mengatakan Putin telah mewujudkan mimpi buruknya sendiri di seluruh Eropa. “Ukraina bersekutu dengan Barat, selamanya berpaling, Finlandia dan Swedia di NATO,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved