Faksi Terbesar Parlemen Swiss Boikot Zelensky
Jum'at, 16 Juni 2023 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Zelensky: Rusia Akan Kalah Perang Jika Serangan Balasan Ukraina Berhasil
Mengundang pembicara tamu merupakan kejadian langka bagi legislatif Swiss, dengan hanya dua lusin acara seperti itu sejak tahun 1970-an. Selain itu, pidato Zelensky adalah pidato pertama di parlemen yang dibuat oleh seorang pemimpin asing melalui tautan video.
Citra lama Swiss sebagai negara netral telah ternoda oleh keputusan Bern untuk bergabung dengan sanksi Barat terkait Ukraina terhadap Rusia. Namun, negara tersebut secara konsisten menolak permintaan untuk mengizinkan ekspor ulang persenjataan buatan Swiss ke Kiev, meskipun ada tekanan yang meningkat dari negara-negara Barat lainnya, termasuk Amerika Serikat (AS).
Awal bulan ini, Dewan Nasional Swiss menolak RUU yang memungkinkan pengiriman semacam itu, menolak amandemen yang diusulkan untuk Undang-Undang Materiel Perang nasional. Undang-undang, yang dikenal sebagai 'Lex Ukraine,' menyerukan pengabaian sementara hingga akhir tahun 2025 yang akan memungkinkan penyerahan perlengkapan perang buatan Swiss secara khusus ke Kiev.
Baca Juga: Rusia Alami Kerugian di Bakhmut 9 Kali Lipat dari Ukraina
Mengundang pembicara tamu merupakan kejadian langka bagi legislatif Swiss, dengan hanya dua lusin acara seperti itu sejak tahun 1970-an. Selain itu, pidato Zelensky adalah pidato pertama di parlemen yang dibuat oleh seorang pemimpin asing melalui tautan video.
Citra lama Swiss sebagai negara netral telah ternoda oleh keputusan Bern untuk bergabung dengan sanksi Barat terkait Ukraina terhadap Rusia. Namun, negara tersebut secara konsisten menolak permintaan untuk mengizinkan ekspor ulang persenjataan buatan Swiss ke Kiev, meskipun ada tekanan yang meningkat dari negara-negara Barat lainnya, termasuk Amerika Serikat (AS).
Awal bulan ini, Dewan Nasional Swiss menolak RUU yang memungkinkan pengiriman semacam itu, menolak amandemen yang diusulkan untuk Undang-Undang Materiel Perang nasional. Undang-undang, yang dikenal sebagai 'Lex Ukraine,' menyerukan pengabaian sementara hingga akhir tahun 2025 yang akan memungkinkan penyerahan perlengkapan perang buatan Swiss secara khusus ke Kiev.
Baca Juga: Rusia Alami Kerugian di Bakhmut 9 Kali Lipat dari Ukraina
(ian)
Lihat Juga :