Perang Ukraina Bakal Jadi Pertempuran Depleted Uranium AS-Inggris vs Rusia

Kamis, 15 Juni 2023 - 14:36 WIB
loading...
A A A
Seperti yang dijelaskan sebelumnya oleh spesialis nuklir dan peneliti kebijakan Edward Geist dari RAND Corporation, sebagaimana dikutip EurAsian Times, Kamis (15/6/2023), amunisi semacam itu memiliki karakteristik radioaktif tertentu tetapi tidak cukup untuk menghasilkan reaksi nuklir seperti senjata nuklir.

Meskipun demikian, DU sangat padat, lebih dari timbal, membuatnya sangat diinginkan sebagai proyektil meskipun jauh lebih lemah daripada uranium yang diperkaya dan tidak mampu memicu reaksi nuklir.

Namun, penggunaannya sangat berbahaya karena dapat menyebabkan efek yang sangat beracun bagi penduduk sipil juga.

Program Lingkungan PBB mengatakan bahwa "toksisitas kimiawi" logam adalah masalah terbesar dari penggunaan senjata semacam itu, dan dapat menyebabkan iritasi kulit, gagal ginjal, dan meningkatkan risiko kanker.

Selain itu, amunisi DU dianggap sebagai bahaya kesehatan radiasi ketika terhirup sebagai debu atau pecahan peluru, sehingga penggunaannya menjadi lebih berbahaya.

Sederhananya, seperti yang dijelaskan oleh Harvard International Review: “Depleted uranium dapat menimbulkan risiko bagi tentara dan penduduk sipil setempat. Ketika amunisi yang terbuat dari depleted uranium menyerang target, uranium tersebut berubah menjadi debu yang dihirup oleh tentara di dekat lokasi ledakan. Angin kemudian membawa debu ke daerah sekitarnya, mencemari air dan pertanian setempat.”

Ini mengingatkan momen saat Amerika Serikat dan pasukan sekutunya diduga menjatuhkan senjata DU dan fosfor putih di Irak saat invasi tahun 2003, mendatangkan malapetaka dan menyebabkan kehancuran yang tidak dapat diurungkan selama beberapa tahun mendatang.

Pada tahun 2003, aliansi pimpinan Amerika Serikat melancarkan invasi besar-besaran ke Republik Irak. Fase invasi melibatkan pasukan dari Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Polandia dan dimulai pada 19 Maret 2003, dengan pengeboman udara, dengan operasi darat menyusul setelahnya.

Padahal tim inspeksi PBB yang dipimpin oleh Hans Blix telah menyatakan sebelum invasi bahwa pihaknya tidak menemukan bukti keberadaan senjata pemusnah massal (WMD) seperti yang dituduhkan Presiden AS George W Bush dan Perdana Menteri Inggris Tony Blair sebagai dalih invasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Rudal Iran Hantam Kota...
Rudal Iran Hantam Kota Tiberias Israel, Picu Kerusakan
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved