Perang Ukraina Bakal Jadi Pertempuran Depleted Uranium AS-Inggris vs Rusia

Kamis, 15 Juni 2023 - 14:36 WIB
loading...
Perang Ukraina Bakal...
Perang di Ukraina akan memasuki babak baru, yakni pertempuran amunisi depleted uranium milik AS dan Inggris dengan Rusia. Foto/Business Insider
A A A
KYIV - Perang di Ukraina akan segera memasuki babak baru yang mengerikan, yakni pertempuran persenjataan depleted uranium (uranium terdeplesi) milik Amerika Serikat (AS) dan Inggris dengan Rusia.

Perkembangan ini muncul setelah Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan akan memasok amunisi depleted uranium (DU) ke Ukraina seperti halnya yang sudah dijanjikan oleh Inggris.

Sebagai respons, Rusia pun siap menggunakan amunisi serupa dalam perangnya di Ukraina.

The Wall Street Journal (WSJ) telah melaporkan bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah secara aktif mempertimbangkan kemungkinan pengiriman amunisi DU ke Ukraina selama beberapa bulan. Washington masih mempertimbangkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Perwakilan dari pemerintah Biden mengeklaim bahwa saat ini tidak ada hambatan yang signifikan untuk memasok amunisi semacam itu ke Kyiv.

Baca Juga: Bisa Perang Langsung dengan Rusia, UE Tolak Tentara NATO Dikerahkan ke Ukraina

Laporan WSJ juga menyatakan bahwa terutama karena keefektifannya yang lebih besar, Pentagon bersikeras akan mengirim amunisi DU.

Para pejabat AS berpendapat bahwa transfer amunisi DU yang sangat mematikan akan membantu upaya kontraofensif Ukraina dan memungkinkannya memperoleh keuntungan yang signifikan di wilayah selatan dan timur.

Lantaran pertempuran sebagian besar terjadi di darat, amunisi DU akan memberi pasukan Kyiv keunggulan dalam pertempuran tank.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Berita Terkini
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved