Kepala NATO Berharap Serangan Ukraina Akan Paksa Rusia Bernegosiasi

Rabu, 14 Juni 2023 - 18:10 WIB
loading...
Kepala NATO Berharap...
Kepala NATO Berharap Serangan Ukraina Akan Paksa Rusia Bernegosiasi. FOTO/Anadolu Agency
A A A
WASHINGTON - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Gedung Putih pada Selasa (13/6/2023), bahwa Ukraina yang didukung Barat sedang "membuat kemajuan" dalam serangannya untuk mendorong Rusia kembali dari wilayah pendudukan.

"Orang Ukraina membuat kemajuan, membuat kemajuan," katanya di Ruang Oval, seperti dikutip dari AFP.

Baca juga: Belajar dari Perang Ukraina, 6 Anggota NATO Rancang Jenis Baru Helikopter Militer

Stoltenberg, yang berkunjung menjelang KTT NATO Juli di ibu kota Lituania, Vilnius, memberikan wawasan tentang bagaimana blok militer Barat yang kuat melihat upaya Ukraina untuk membalikkan keadaan di Rusia.

Ukraina mengaku optimis tentang serangan balik mereka yang telah lama dipersiapkan di seluruh front di timur dan selatan, yang pada akhirnya mengusir pasukan Rusia dari seluruh negeri. Stoltenberg menekankan operasi tersebut sebagai cara untuk mendapatkan pengaruh negosiasi.

"Semakin banyak tanah yang bisa dibebaskan Ukraina, semakin kuat tangan mereka di meja perundingan," katanya.

Biden menyambut baik Stoltenberg, yang akan mundur pada akhir masa jabatannya pada Oktober. Biden mengatakan, bahwa reaksi NATO terhadap invasi Rusia ke Ukraina telah membuat aliansi menjadi lebih kuat.

Baca juga: Ditolak 11 Negara, Begini Hubungan Ukraina dan NATO

"Kami telah memperkuat sayap timur NATO, memperjelas bahwa kami akan mempertahankan setiap jengkal wilayah NATO. Saya katakan lagi: komitmen Amerika Serikat terhadap Pasal V NATO sangat kokoh," kata Biden, mengacu pada janji oleh anggota untuk saling membela.

"Pada KTT kami di Lituania bulan depan, kami akan membangun momentum itu," kata Biden. Sebelumnya, Stoltenberg mengatakan kepada CNN bahwa "masih awal" untuk serangan, yang dia sebut sebagai "sulit".

Dalam kesempatan itu, Stoltenberg juga mengatakan, Ukraina "memiliki hak untuk membebaskan tanah mereka sendiri". Namun, dia juga mencirikan keputusan Barat untuk mendukung Ukraina sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk menjaga stabilitas di seluruh dunia.

Baca juga: 5 Dampak Serius Latihan Perang Angkatan Udara Terbesar NATO

“Invasi brutal Rusia ke Ukraina bukan hanya serangan terhadap Ukraina, tetapi juga terhadap nilai-nilai inti kami, dan terhadap orang-orang bebas di mana pun. Oleh karena itu, Presiden Putin tidak boleh memenangkan perang ini karena itu tidak hanya akan menjadi tragedi bagi Ukraina, tetapi juga juga akan membuat dunia lebih berbahaya," katanya.

"Ini akan mengirimkan pesan kepada para pemimpin otoriter di seluruh dunia, juga di China, bahwa ketika mereka menggunakan kekuatan militer, mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan," lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Berita Terkini
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved