Menang Pilpres AS 2024, Ini Rencana Perdamaian Donald Trump untuk Palestina dan Israel

Kamis, 07 November 2024 - 14:00 WIB
loading...
Menang Pilpres AS 2024,...
Donald Trump menang pemilu presiden AS 2024. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Rencana perdamaian Donald Trump untuk Palestina-Israel kembali mencuat usai politisi dari Partai Republik itu memenangkan Pemilu Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024.

Pada kontestasi itu, ia sukses mengalahkan calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris.

Trump yang menjabat Presiden AS periode 2017-2021 itu akan berkuasa lagi di Gedung Putih mulai Januari 2025 mendatang. Ia akan memimpin Negeri Paman Sam bersama wakilnya, JD Vance.

Kemenangan Trump di Pilpres AS 2024 memunculkan sejumlah pertanyaan besar terkait kebijakannya akan isu-isu internasional.

Salah satu yang paling hangat tentunya mengenai konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel di Timur Tengah.

Rencana Perdamaian Donald Trump untuk Palestina-Israel


Sepanjang kampanye yang dilakukannya sebelum hari pemilihan, Trump telah berjanji membawa perdamaian ke Timur Tengah. Hal ini terutama untuk konflik yang melibatkan Palestina dan Israel.

"Selesaikan ini dan mari kita kembali ke perdamaian dan hentikan pembunuhan orang," kata Trump tentang konflik di Gaza dalam wawancara dengan pembawa acara radio konservatif Hugh Hewitt, dikutip Kamis (7/11/2024).

Bicara soal janji Trump untuk Palestina-Israel, ia sepertinya masih akan menggunakan ‘Trump Peace Plan’ yang pernah digaungkannya pada Januari 2020 lalu.

Konsep tersebut diungkapkan dalam konferensi pers di Gedung Putih bersama Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu.

Rencana tersebut secara resmi diberi judul "Peace to Prosperity: A Vision to Improve the Lives of the Palestinian and Israeli People" atau “Perdamaian untuk Kesejahteraan: Sebuah Visi untuk Meningkatkan Kehidupan Rakyat Palestina dan Israel ".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved