Putin: Tak Perlu Mobilisasi Baru Saat Ini

Rabu, 14 Juni 2023 - 14:52 WIB
loading...
Putin: Tak Perlu Mobilisasi...
Putin: Tak Perlu Mobilisasi Baru Saat Ini. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengatakan pada Selasa (13/6/2023), bahwa untuk saat ini dia melihat tidak perlu mobilisasi tambahan orang untuk berperang di Ukraina . Tetapi, ia mengatakan itu semua tergantung pada apa yang ingin dicapai Rusia di sana.

Putin juga bertanya, apakah pasukan Moskow harus mencoba merebut Kiev lagi? “Tidak ada kebutuhan seperti itu hari ini,” kata Putin pada pertemuan koresponden perang Rusia dan blogger militer yang disiarkan televisi ketika ditanya tentang mobilisasi, seperti dikutip dari Reuters.

Baca juga: Putin: Bencana Bendungan Kakhovka Bantu Pasukan Ukraina

Tahun lalu, Putin menyatakan apa yang dia sebut sebagai “mobilisasi parsial” dari 300.000 cadangan. Menurutnya, saat ini Kementerian Pertahanan Rusia melihat tidak perlu gelombang mobilisasi lain.

“Beberapa tokoh masyarakat mengatakan kita perlu mendapatkan 1 juta atau dua juta. Itu tergantung pada apa yang kita inginkan,” tegasnya.

"Haruskah kita kembali ke sana?" Putin mengatakan tentang Kiev, yang gagal direbut pasukan Rusia pada tahap awal dari apa yang disebut Moskow sebagai "operasi militer khusus" di Ukraina.

Baca juga: Putin: Ukraina Kehilangan Ratusan Tank Barat

Putin juga mengatakan, Rusia perlu melawan agen musuh dan meningkatkan pertahanannya terhadap serangan jauh di dalam wilayahnya sendiri. Namun, menurutnya Rusia tidak perlu mengikuti contoh Ukraina dan mengumumkan darurat militer.

“Tidak ada alasan untuk memperkenalkan semacam rezim khusus atau darurat militer di negara ini. Tidak perlu untuk hal seperti itu hari ini," tambahnya.

Menurut Putin, serangan balasan skala besar Ukraina dimulai pada 4 Juni dan belum berhasil di area mana pun. Ia menambahkan bahwa korban jiwa di Ukraina 10 kali lebih besar daripada Rusia.

Baca juga: Putin: Patriotisme Diwariskan kepada Orang Rusia oleh Nenek Moyang Kami

Ukraina telah kehilangan lebih dari 160 tanknya dan 25 persen-30 persen kendaraan yang dipasok dari luar negeri, sementara Rusia kehilangan 54 tank. Reuters tidak dapat memverifikasi pernyataannya secara independen.

Putin juga mengatakan Ukraina sengaja menghantam bendungan Kakhovka pada 6 Juni dengan roket HIMARS yang dipasok oleh Amerika Serikat, sebuah langkah yang menurutnya juga menghambat upaya balasan Kyiv.

“Tujuan Rusia di Ukraina mungkin berkembang seiring dengan situasi, tetapi karakter fundamental mereka tidak akan berubah,” kata Putin.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved