Putin: Ukraina Kehilangan Ratusan Tank Barat

Rabu, 14 Juni 2023 - 01:03 WIB
loading...
Putin: Ukraina Kehilangan...
Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim Ukraina kehilang ratusan tank yang dipasok oleh Barat. Foto/Russia Today
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pasukan Ukraina telah kehilangan puluhan tank dan ratusan kendaraan lapis baja dalam serangan mereka terhadap posisi Rusia. Ia mengklaim pasukan Kiev sejauh ini gagal mencapai kesuksesan di salah satu front dalam serangan balasan yang telah lama digembar-gemborkan.

Hal itu diungkapkan dalam pertemuan dengan koresponden perang di Kremlin pada Selasa waktu setempat.

Putin mengatakan posisi Rusia menghadapi serangan di empat arah utama. Dia menambahkan bahwa pasukan cadangan Ukraina, termasuk yang dilengkapi dengan perangkat keras militer yang dipasok Barat, juga telah terlibat dalam pertempuran.

Namun, kata Putin, serangan tersebut telah menyebabkan kerugian besar pada personel dan material untuk Kiev.

Baca Juga: Gedung Putih Disebut akan Beri Ukraina Amunisi Depleted Uranium

Menurut Presiden Rusia itu Ukraina telah kehilangan setidaknya 160 tank dan 360 kendaraan lapis baja, dan perangkat keras militer yang dihancurkan oleh pasukan Rusia menyumbang kerusakan antara 25% dan 30% dari semua peralatan militer Barat yang dipasok ke Ukraina.

“Ada juga kerugian yang tidak kami lihat, yang merupakan akibat dari serangan presisi tinggi jarak jauh,” kata Putin, mengklaim bahwa kerugian aktual Ukraina kemungkinan lebih tinggi daripada angka yang dia berikan seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (14/6/2023).

Mengenai personel, Putin mengatakan korban Rusia sepuluh kali lebih rendah daripada di antara pasukan Ukraina.

Putin juga menegaskan kembali bahwa tujuan mendasar dari operasi militer Rusia di Ukraina tetap sama, dan Kremlin tidak berencana mengubahnya.

Baca Juga: Kocar-kacir Dihajar Rusia, Ukraina Tuntut Lebih Banyak Tank dari Jerman

Pada saat yang sama, Putin menyatakan bahwa Moskow dengan tulus mencari kesepakatan dengan Kiev dan menyelesaikan perbedaan yang melibatkan bekas wilayah tenggara Ukraina, yang sejak itu bergabung dengan Rusia setelah serangkaian referendum pada musim gugur 2022.

Setelah lama menggembar-gemborkan serangan balasan, Ukraina akhirnya melancarkan operasinya pekan lalu, meski sejauh ini tampaknya gagal membawa perubahan dramatis di lini depan.

Kementerian Pertahanan Rusia telah melaporkan bahwa pasukan Ukraina telah kehilangan puluhan perangkat keras militer dalam serangan mereka, termasuk tank dan kendaraan lapis baja yang dipasok oleh Barat. Kementerian Pertahanan Rusia juga telah merilis video yang menunjukkan pasukan Rusia berhasil menyerang alat berat Ukraina.

Pada hari Selasa, salah satu video menunjukkan tentara Rusia merebut tank tempur utama Leopard 2 buatan Jerman dan kendaraan tempur infanteri Bradley produksi Amerika Serikat (AS). Kiev pun menuntut lebih banyak tank dari Berlin di tengah pertempuran sengit.

Baca Juga: Tentara Rusia Rebut Bradley Amerika Serikat dan Tank Leopard 2 Jerman
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved