Ukraina-Rusia Saling Tuding Serang Proses Evakuasi Korban Bendungan Jebol

Kamis, 08 Juni 2023 - 21:11 WIB
loading...
Ukraina-Rusia Saling...
Ukraina-Rusia saling tuding serang proses evakuasi korban bendungan jebol. Foto/Al Jazeera
A A A
KIEV - Ukraina dan Rusia kembali terlibat saling tuding, kali ini terkait evakuasi korban hancurnya bendungan Nova Kakhovka di kota Kherson. Baik Rusia dan Ukraina saling menuduh melakukan penembakan saat evakuasi berlanjut di wilayah Kherson selatan Ukraina setelah bendungan Nova Kakhovka runtuh.

Sebagaimana diketahui, wilayah Kherson yang berada di sebelah selatan Ukraina dilanda banjir akibat hancurnya bendungan Nova Kakhovka.

Kementerian Dalam Negeri Ukraina melaporkan bahwa pasukan Rusia menembaki tempat evakuasi di kota Kherson. Kementerian itu mengatakan tiga orang terluka dalam penembakan itu terdiri dari seorang wanita sipil, seorang petugas polisi dan seorang anggota tim penyelamat.

“Semua diberikan bantuan yang diperlukan. Penembakan dimulai saat evakuasi warga yang rumahnya kebanjiran,” kata kementerian itu dalam sebuah postingan di Telegram pada hari Kamis (8/6/2023) yang dilansir dari CNN.

Baca Juga: Citra Satelit Tunjukkan Bendungan Kakhovka Rusak Sebagian Beberapa Hari Sebelum Jebol

“Rusia telah membuat orang-orang dalam kesulitan di wilayah pendudukan Kherson. Dan itu terus mencegah Ukraina menyelamatkan yang paling berharga - nyawa manusia,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim bahwa petugas penyelamat Ukraina telah ditembak oleh pasukan Rusia setelah dia mengunjungi wilayah itu Kamis.

"Ketika pasukan kami mencoba mengeluarkan mereka (penduduk), mereka ditembak oleh penjajah dari kejauhan," katanya kepada outlet Jerman Bild.

Seorang sukarelawan yang mengambil bagian dalam upaya penyelamatan di Kherson mengatakan kepada CNN bahwa petugas penyelamat menghadapi tembakan Rusia, sementara administrasi militer regional Ukraina di Kherson mengatakan Rusia menembaki wilayah yang masih berada di bawah kendalinya.

Sementara itu Kremlin mengklaim petugas penyelamat korban banjir di daerah Kherson yang didudukinya berada di bawah tembakan Ukraina.

Baca Juga: Banjir Tenggelamkan Kherson, Ribuan Orang Mengungsi

Bagian wilayah Kherson yang diduduki diserang oleh Ukraina ketika petugas penyelamat mencoba membantu orang keluar dari daerah banjir setelah runtuhnya bendungan Nova Kakhovka, klaim pejabat Rusia.

Berbicara dalam panggilan konferensi dengan wartawan, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov melanjutkan untuk memuji tim penyelamat di daerah yang diduduki Rusia, yang katanya sedang bekerja di bawah, tnembakan yang dilakukkan Ukraina.

"Dan itu membuat pekerjaan (penyelamatan) sulit," kata Peskov.

Ditanya apakah Presiden Rusia Vladimir Putin berencana mengunjungi masyarakat yang terkena dampak banjir, Peskov mengatakan dia tidak memiliki rencana seperti itu.

Baca Juga: Putin Sebut Serangan Bendungan Kakhovka Tindakan Biadab
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved