Zelensky Sambangi Kherson, 5 Orang Tewas Akibat Jebolnya Bendungan Kakhovka
Kamis, 08 Juni 2023 - 19:29 WIB
loading...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbincang dengan penduduk yang dievakuasi akibat jebolnya bendungan Kakhovka. Foto/Al Jazeera
A
A
A
KIEV - Presiden Ukraina , Volodymyr Zelensky , mengunjungi wilayah selatan Kherson yang dilanda banjir dan membahas situasi setelah bendungan Nova Kakhovka hancur pada hari Selasa.
“Banyak hal penting yang dibahas. Situasi operasional di wilayah akibat bencana, evakuasi penduduk dari zona potensi banjir, penghapusan keadaan darurat akibat ledakan bendungan, pengorganisasian penyangga kehidupan di daerah banjir,” katanya di saluran Telegramnya.
“Juga, prospek pemulihan ekosistem kawasan dan situasi operasional militer di daerah bencana buatan manusia,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (8/6/2023).
Baca Juga: Zelensky: Ukraina Akan Terima Jet Tempur F-16 dalam Jumlah Signifikan
Zelensky juga mengatakan penting untuk mengalokasikan dana untuk mengkompensasi warga di daerah yang terkena dampak banjir.
Sementara itu Wali Kota Nova Kakhovka yang ditunjuk Kremlin, Vladimir Leontyev, mengatakan di televisi pemerintah Rusia bahwa lima dari tujuh penduduk setempat yang dinyatakan hilang setelah bendungan runtuh telah meninggal.
"Dua orang yang tersisa telah ditemukan, dan upaya sedang dilakukan untuk mengevakuasi mereka," tambah Leontyev.
Baca Juga: Putin Sebut Serangan Bendungan Kakhovka Tindakan Biadab
Sejak penhancuran bendungan Kakhovka, setidaknya 4.000 orang telah dievakuasi dari sisi sungai Dnipro yang dikuasai Rusia dan Ukraina.
Sejauh mana dampak ekologis dan kemanusiaan dari bendungan yang hancur belum ditentukan.
Rusia, yang melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022, dan Ukraina saling menyalahkan atas penghancuran bendungan yang diduduki Rusia pada Selasa lalu itu.
Baca Juga: Citra Satelit Tunjukkan Bendungan Kakhovka Rusak Sebagian Beberapa Hari Sebelum Jebol
“Banyak hal penting yang dibahas. Situasi operasional di wilayah akibat bencana, evakuasi penduduk dari zona potensi banjir, penghapusan keadaan darurat akibat ledakan bendungan, pengorganisasian penyangga kehidupan di daerah banjir,” katanya di saluran Telegramnya.
“Juga, prospek pemulihan ekosistem kawasan dan situasi operasional militer di daerah bencana buatan manusia,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (8/6/2023).
Baca Juga: Zelensky: Ukraina Akan Terima Jet Tempur F-16 dalam Jumlah Signifikan
Zelensky juga mengatakan penting untuk mengalokasikan dana untuk mengkompensasi warga di daerah yang terkena dampak banjir.
Sementara itu Wali Kota Nova Kakhovka yang ditunjuk Kremlin, Vladimir Leontyev, mengatakan di televisi pemerintah Rusia bahwa lima dari tujuh penduduk setempat yang dinyatakan hilang setelah bendungan runtuh telah meninggal.
"Dua orang yang tersisa telah ditemukan, dan upaya sedang dilakukan untuk mengevakuasi mereka," tambah Leontyev.
Baca Juga: Putin Sebut Serangan Bendungan Kakhovka Tindakan Biadab
Sejak penhancuran bendungan Kakhovka, setidaknya 4.000 orang telah dievakuasi dari sisi sungai Dnipro yang dikuasai Rusia dan Ukraina.
Sejauh mana dampak ekologis dan kemanusiaan dari bendungan yang hancur belum ditentukan.
Rusia, yang melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022, dan Ukraina saling menyalahkan atas penghancuran bendungan yang diduduki Rusia pada Selasa lalu itu.
Baca Juga: Citra Satelit Tunjukkan Bendungan Kakhovka Rusak Sebagian Beberapa Hari Sebelum Jebol
(ian)
Lihat Juga :