PM Hongaria: Terlalu Banyak Bla-bla dalam Politik UE

Minggu, 04 Juni 2023 - 13:25 WIB
loading...
PM Hongaria: Terlalu...
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban. Foto/Globe Echo
A A A
BUDAPES - Uni Eropa (UE) kehilangan daya saingnya dan membutuhkan lebih banyak orang dengan komitmen dan semangat. Klaim itu dilontarkan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban.

"Ada peningkatan jumlah bla bla dalam politik UE," ucap Orban setelah pertemuan dengan Santiago Abascal, pemimpin partai Vox sayap kanan Spanyol di Budapest seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (4/6/2023).

Menurut Orban, politisi di Brussel mengulangi hal-hal yang artinya "kami bahkan tidak tahu" berulang kali tetapi tidak ada tindakan pada akhirnya.

Baca Juga: PM Hongaria Bilang Ukraina Tak Bisa Menang Perang Melawan Rusia

Menurut perdana menteri Hongaria itu, UE membutuhkan politisi yang menginginkan sesuatu, yang masih memiliki energi, dedikasi, dan semangat. Dalam pandangannya, mereka yang berpikiran seperti itu harus bekerja sama.

Mengomentari pertemuannya dengan Abascal, dia mengatakan kedua politisi itu setuju untuk melanjutkan kerja sama antara partai Vox Spanyol dan partai Fidesz sayap kanan yang dipimpin Orban.

"Kami juga ingin melihat belokan sayap kanan di Eropa," ucap Orban.

Salah satu pengkritik kebijakan UE yang paling vokal, pemimpin Hongaria itu akhir-akhir ini berselisih dengan Brussels karena sejumlah masalah, termasuk sanksi terhadap Rusia atas konflik dengan Ukraina. Orban menggambarkan langkah-langkah itu sebagai "salah perhitungan" dan memperingatkan mereka dapat menghancurkan ekonomi Eropa alih-alih memaksa Moskow untuk mengubah arah.

Baca Juga: Negara UE Keluarkan Ultimatum untuk Bantuan Masa Depan Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved