Pertempuran Berlanjut di Khartoum, Tentara Sudan Bentrok Hebat dengan RSF
Sabtu, 03 Juni 2023 - 16:29 WIB
loading...
Pertempuran Berlanjut di Khartoum, Tentara Sudan Bentrok Hebat dengan RSF. FOTO/Anadolu Agency
A
A
A
KHARTOUM - Pertempuran kembali meletus antara Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) pada Jumat (2/6/2023) di ibu kota Sudan, Khartoum . Bentrok pecah sehari setelah penangguhan negosiasi di kota Jeddah, Saudi, antara kedua belah pihak.
Saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency, bahwa bentrokan hebat terjadi di kota Omdurman, sebelah barat Khartoum. Serangan pesawat militer dan pengeboman artileri berlanjut di daerah selatan Khartoum juga, menurut saksi mata.
Baca juga: Pasar Khartoum Diserang dari Udara, 18 Warga Sipil Tewas
“Bentrokan masih terjadi di sekitar kamp Tiba, markas RSF terbesar, di selatan ibu kota Sudan,” jelas saksi mata pertempuran.
Gencatan senjata tujuh hari yang ditengahi oleh Arab Saudi dan Amerika Sertikat antara kedua belah pihak berakhir pada hari Senin. Saingan yang berkonflik setuju untuk memperpanjang perjanjian selama lima hari lagi, tetapi pembicaraan damai terhenti pada hari Rabu ketika SAF mengumumkan penarikannya, mengklaim RSF gagal menerapkan "salah satu ketentuan perjanjian dan terus melanggar gencatan senjata."
Keputusan itu diambil saat bentrokan sengit meletus antara militer dan pejuang RSF di ibu kota nasional Khartoum dan El-Obeid, ibu kota negara bagian Kordofan Utara.
AS mengumumkan pada hari Kamis, gelombang awal sanksi yang menargetkan para aktor di Sudan setelah pembicaraan antara militer Sudan dan pasukan paramiliter lawan gagal.
Saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency, bahwa bentrokan hebat terjadi di kota Omdurman, sebelah barat Khartoum. Serangan pesawat militer dan pengeboman artileri berlanjut di daerah selatan Khartoum juga, menurut saksi mata.
Baca juga: Pasar Khartoum Diserang dari Udara, 18 Warga Sipil Tewas
“Bentrokan masih terjadi di sekitar kamp Tiba, markas RSF terbesar, di selatan ibu kota Sudan,” jelas saksi mata pertempuran.
Gencatan senjata tujuh hari yang ditengahi oleh Arab Saudi dan Amerika Sertikat antara kedua belah pihak berakhir pada hari Senin. Saingan yang berkonflik setuju untuk memperpanjang perjanjian selama lima hari lagi, tetapi pembicaraan damai terhenti pada hari Rabu ketika SAF mengumumkan penarikannya, mengklaim RSF gagal menerapkan "salah satu ketentuan perjanjian dan terus melanggar gencatan senjata."
Keputusan itu diambil saat bentrokan sengit meletus antara militer dan pejuang RSF di ibu kota nasional Khartoum dan El-Obeid, ibu kota negara bagian Kordofan Utara.
AS mengumumkan pada hari Kamis, gelombang awal sanksi yang menargetkan para aktor di Sudan setelah pembicaraan antara militer Sudan dan pasukan paramiliter lawan gagal.
Lihat Juga :