5 Fakta Latar Belakang Swedia Ingin Bergabungnya ke NATO

Sabtu, 03 Juni 2023 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: AS Desak Turki Segera Setujui Bergabungnya Swedia ke NATO

2. Belajar dari Pengalaman Ukraina

5 Fakta Latar Belakang Swedia Ingin Bergabungnya ke NATO

Foto/Reuters

Perdana Menteri (PM) Swedia Magdalena Andersson jujur menyatakan tindakan Rusia terhadap Ukraina mendorong pemerintahannya segera mengajukan keanggotaan NATO.

"Invasi Rusia ke Ukraina yang tidak beralasan tidak hanya ilegal dan tidak dapat dipertahankan, tetapi juga merusak tatanan keamanan Eropa di mana Swedia membangun keamanannya," kata Andersson.

“Jika Swedia menjadi satu-satunya negara di wilayah Laut Baltik yang bukan anggota NATO, kami akan berada dalam posisi yang sangat rentan. Kami tidak dapat mengesampingkan bahwa Rusia kemudian akan meningkatkan tekanan terhadap Swedia,” ujar Andersson.

Menyaksikan perang di Ukraina terungkap seperti menghidupkan kembali sejarah ini, kata Iro Sarkka, seorang ilmuwan politik di Universitas Helsinki. Finlandia sedang melihat perbatasan 1.340 km (830 mil) mereka dengan Rusia, katanya, dan berpikir: "Mungkinkah ini terjadi pada kita?"

3. Kerap Bersitegang dengan Rusia

5 Fakta Latar Belakang Swedia Ingin Bergabungnya ke NATO

Foto/Reuters

Swedia juga merasa terancam dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa pelanggaran wilayah udara yang dilaporkan oleh pesawat militer Rusia.

Pada 2014, orang Swedia terpaku oleh laporan bahwa kapal selam Rusia bersembunyi di perairan dangkal kepulauan Stockholm. Dua tahun kemudian tentara Swedia kembali ke pulau Gotland yang kecil namun penting secara strategis di Laut Baltik, setelah meninggalkannya selama dua dekade.

Presiden Rusia Vladimir Putin percaya ekspansi NATO merupakan ancaman langsung terhadap keamanan negaranya, sehingga bergabungnya Swedia dan Finlandia dengan aliansi tersebut akan dianggap sebagai provokasi.

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan kedua negara telah diperingatkan tentang "konsekuensi" dari langkah tersebut. Mantan Presiden Dmitry Medvedev, sekutu dekat pemimpin Rusia, telah memperingatkan bahwa aksesi NATO dapat mendorong Moskow untuk menyebarkan senjata nuklir di Kaliningrad, daerah kantong Rusia antara Polandia dan Lithuania.

Meski tidak menampik ancaman tersebut, Alexander Stubb menyarankan risiko yang lebih realistis adalah serangan dunia maya Rusia, kampanye disinformasi, dan pelanggaran wilayah udara sesekali.

4. NATO Membuka Tangan

Negara Skandinavia itu awalnya bersikeras bahwa ingin bergabung dengan aliansi secara bersama Finlandia. Ketika Finlandia sudah disetujui, tapi Swedia tidak demikian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved