5 Fakta Latar Belakang Swedia Ingin Bergabungnya ke NATO

Sabtu, 03 Juni 2023 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Meskipun ada jaminan bahwa mereka akan disambut dengan "tangan terbuka", pengajuan Swedia dengan cepat diajukan.

Swedia menjadi mitra resmi NATO pada 1994. Sejak itu menjadi pendukung utama aliansi tersebut. Swedia telah mengambil bagian dalam beberapa misi NATO sejak akhir Perang Dingin.

Swedia untuk pertama kalinya akan mendapat jaminan keamanan dari negara-negara nuklir berdasarkan Pasal 5 NATO, yang memandang serangan terhadap satu negara anggota sebagai serangan terhadap semua.

Pada 1990-an, Sedia mengurangi ukuran militernya dan mengubah prioritas dari pertahanan teritorial menjadi misi penjaga perdamaian di seluruh dunia. Tapi itu semua berubah pada 2014, ketika Rusia merebut dan mencaplok Crimea dari Ukraina. Wajib militer dikembalikan dan pengeluaran pertahanan ditingkatkan. Pada 2018, setiap rumah tangga menerima pamflet tentara berjudul "jika krisis atau perang datang" - pertama kali dikirim sejak 1991.

5. Bermusuhan dengan Turki dan Hungaria

5 Fakta Latar Belakang Swedia Ingin Bergabungnya ke NATO

Foto/Reuters

Tapi, Swedia mendapatkan perlawanan dari Turki dan Hungaria.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada pertengahan Maret 2023 meminta parlemen untuk meratifikasi tawaran Finlandia, tetapi menunda tawaran Swedia menyusul serangkaian perselisihan. Demikian pula, ketika Hungaria meratifikasi tawaran Finlandia pada 27 Maret, tawaran Swedia diabaikan.

Hungaria menahan pengakuan Swedia, mengutip keluhan atas kritik terhadap kebijakan Perdana Menteri Viktor Orban. Namun, Budapest kemungkinan akan menyetujui tawaran Swedia jika melihat Turki bergerak untuk melakukannya.

Namun, Ankara telah berulang kali berselisih dengan Stockholm, dengan mengatakan tuntutannya tetap tidak terpenuhi, terutama untuk ekstradisi warga negara Turki yang ingin diadili oleh Turki karena terorisme. Turki menuduh Swedia menyediakan tempat berlindung yang aman bagi "teroris", khususnya anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang di Turki dan Partai Persatuan Demokratik (PYD) di Suriah, yang diyakini Ankara terkait dengan PKK.

Negosiasi antar negara untuk sementara ditangguhkan pada awal 2023, setelah protes, yang melibatkan pembakaran Alquran dilakukan di Stockholm.

Untuk Swedia, garis waktunya tetap tidak pasti. Pembicaraan antara Swedia dan Turki telah membuat sedikit kemajuan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved