7 Pemimpin Negara Berstatus LGBT, Nomor Terakhir Melahirkan Anak Laki-Laki

Kamis, 01 Juni 2023 - 10:08 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 1996 ketika dia dituduh, secara salah, melakukan hubungan seks dengan laki-laki di bawah umur. Seorang jurnalis berkata: "Mereka mengatakan Anda adalah seorang homoseksual." Dia menjawab, “Ya, jadi apa?” Dalam wawancara dengan Van de Woestijne, Di Rupo menggambarkan para jurnalis "sangat terkejut sehingga mereka berhenti saling berdesak-desakan".

Baca Juga: Sindir Oposisi, Erdogan: Gay Tidak akan Menyusup Kepemimpinan Turki

6. PM Islandia Johanna Siguroardottir

7 Pemimpin Negara Berstatus LGBT, Nomor Terakhir Melahirkan Anak Laki-Laki

Foto/Reuters

Sigurdardottir menjabat sebagai Perdana Menteri Islandia dari 2009-2013 dan merupakan Perdana Menteri lesbi pertama di dunia. Sigurdardottir lahir pada tanggal 4 Oktober 1942, di Reykjavík, Islandia. Dia belajar di Sekolah Tinggi Komersial Islandia dan lulus pada 1960.

Pada 1962, Siguroardottir menjadi pramugari Loftleiðir Icelandic airlines hingga 1971. Kehidupan politiknya dimulai saat bekerja sebagai pramugari melalui serikat pekerja. Dia adalah seorang anggota serikat yang sangat aktif, "dua kali menjabat sebagai ketua dewan Asosiasi Awak Kabin Islandia (1966, 1969)."

Meskipun telah bekerja secara intensif untuk berbagai serikat maskapai penerbangan, karier politik profesional Sigurdardottir dikatakan telah dimulai pada 1978, ketika dia terpilih menjadi anggota Althingi (Parlemen Islandia) yang mewakili daerah pemilihan Reykjavík. Selama di Althingi, Sigurdardottir menjadi Wakil Ketua (1979, 1983-1984 dan 2003-2007), dan dia telah bertugas di banyak komite mulai dari Urusan Luar Negeri dan Urusan Konstitusi hingga Urusan Ekonomi/Perdagangan dan Sosial. Dia juga dua kali menjadi Menteri Urusan Sosial, dari 1987 hingga 1994, dan juga dari 2007 hingga 2009.

Sigurdardottir merupakan anggota Parlemen terlama di Islandia dan telah terdaftar di antara 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes. Pada 2017, dia merilis biografi berjudul Minn tími ("Waktu Saya").

7. PM Serbia Ana Brnabic

7 Pemimpin Negara Berstatus LGBT, Nomor Terakhir Melahirkan Anak Laki-Laki

Foto/Reuters

Pada Februari 2019, pasangan LGBT PM Serbia Ana Brnabic, yakni Milica Djurdjic telah melahirkan melalui inseminasi buatan. Bayi itu laki-laki dan diberi nama Igor.

Brnabic menjadi perempuan pertama Serbia dan perdana menteri gay pertama di negara tersebut pada Juni 2017. Penunjukannya dipandang sebagai langkah mengejutkan bagi negara Balkan di mana pernikahan sesama jenis tidak diakui.

"Ana Brnabic adalah salah satu perdana menteri pertama yang pasangannya melahirkan saat menjabat... dan yang pertama di dunia dalam pasangan sesama jenis," demikian keterangan kantor PM.

Djurdjic, yang berprofesi sebagai dokter, hamil melalui inseminasi buatan. Dia dan Brnabic bertemu di sebuah bar gay di ibukota, Beograd.

Padahal, konstitusi negara secara eksplisit mendefinisikan pernikahan antara pria dan wanita, dan kemitraan sipil gay tidak diakui secara resmi. Pasangan sesama jenis juga dilarang mengadopsi anak, meskipun orang lajang dapat mengadopsi terlepas dari orientasi seksual mereka.

Serbia memiliki beberapa undang-undang untuk mengatasi diskriminasi, ketidaksetaraan, dan ujaran kebencian, tetapi para aktivis berpendapat bahwa tidak cukup banyak yang dilakukan untuk memperluas hak-hak ini atau menegakkannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Israel akan Gelar Acara...
Israel akan Gelar Acara LGBTQ Terbesar di Timur Tengah
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Penembak Massal Sekolah...
Penembak Massal Sekolah Kanada Ternyata Transgender, Namanya Jesse van Rootselaar
Trump Kibarkan Bendera...
Trump Kibarkan Bendera AS di Greenland, Ejek Para Pemimpin Dunia yang Menentangnya
Viral, Dokter AS Bungkam...
Viral, Dokter AS Bungkam saat Dicecar Pertanyaan 'Bisakah Pria Hamil?'
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved