3 Cara untuk Mengalahkan Dominasi Amerika Serikat

Kamis, 25 Mei 2023 - 15:13 WIB
loading...
3 Cara untuk Mengalahkan...
Amerika Serikat masih menjadi kekuatan superpower. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Tak bisa disangkal, dalam satu abad terakhir, Amerika Serikat (AS) adalah kekuatan superpower yang mendominasi dunia. Namun, banyak negara sudah menunjukkan perlawanan dengan dominasi AS tersebut.

Solusi untuk menghadirkan multipolar sudah dikumandangkan banyak pemimpin dunia, seperti Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Berbagai agenda multilateral juga disusun dengan tidak melibatkan AS.

Namun demikian, melemahkan AS tidak hanya berasal dari faktor luar saja, tetapi juga dari dalam negeri. Berbagai permasalahan yang dihadapi AS menunjukkan sisi lemah, seperti polarisasi politik hingga penanganan penentuan batas utang yang masih menjadi perdebatan.

Berikut adalah 3 cara yang dilakukan banyak negara di dunia untuk mengalahkan dominasi AS sehingga tidak lagi menjadi kekuatan superpower.

Baca Juga: 4 Negara yang Lebih Kuat dari Penjajahnya, Salah Satunya Superpower

1. Mengurangi Penggunaan Dolar AS

3 Cara untuk Mengalahkan Dominasi Amerika Serikat

Foto/Reuters

Cara paling efektif untuk melemahkan pengaruh AS adalah dengan mengurangi penggunaan dolar dalam berbagai transaksi perdagangan internasional.

Persaingan dengan China, dampak dari perang Rusia di Ukraina dan pertengkaran sekali lagi di Washington mengenai plafon utang AS telah menempatkan status dolar sebagai mata uang dominan dunia di bawah pengawasan baru. Tren tersebut dikenal dengan de-dolarisasi yang bisa saja terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved