7 Negara dengan Kekuatan Militer Paling Lemah, Salah Satunya Tak Punya Tentara

Jum'at, 19 Mei 2023 - 16:05 WIB
loading...
A A A
Pada Mei 2023 lalu, militer Somalia berhasil menewaskan 44 milisi al-Shahab di wilayah Shabelle. Sebelumnya, mereka membunuh 67 milisi di kawasan Mudug. Tentara Somalia memang rajin menggelar operasi tempur melawan al-Shahab sejak tahun lalu.

5. Liberia

Liberia menduduki peringkat 141 dari 145 negara di dunia. Hanya dengan 2.000 tentara aktif, 6 kapal patroli, dan tanpa pesawat tempur berusaha mengamankan teritorial.

Panglima Militer Liberia yang menjabat Presiden Liberia George Manneh Weah meminta tentaranya menjadi prajuritnya rakyat. Itu diungkapkan dalam wisuda taruna militer Liberia pada Desember 2022.

"Sebagai tentara profesional, kalian harus memiliki kepemimpinan yang profesional," katanya. Dia mengatakan, kendala utama tentara Liberia adalah tidak adanya anggaran untuk merekrut banyak tentara.

6. Suriname

7 Negara dengan Kekuatan Militer Paling Lemah, Salah Satunya Tak Punya Tentara

Foto/National Guard

Suriname hanya memiliki 1.800 personel aktif tanpa adanya tentara cadangan. Mereka tidak memiliki pesawat tempur, dan hanya 3 helikopter. Mereka tidak memiliki tank, dan hanya 1.200 kendaraan saja.

Dengan segala keterbatasannya, Suriname berusaha mengatasi tantangan keamanan nasional dan berbagai kejahatan lintas batas. "Kita membuka komunikasi lintas negara untuk emmerangi perdagangan narkotika," ujar Komandan Angkatan Darat
Suriname Guiseppe Kioe A Sen, dilansir dialogo-americas. Dia juga mengatakan, meskipun berjumlah kecil, militer SUrinama memiliki tugas berat mengamankan wilayah yang belum dihuni karena maraknya pertambangan emas ilegal.

7. Islandia

Islandia menjadi negara di Eropa yang tidak memiliki tentara aktif. Mereka juga tak memiliki tank dan pesawat tempur. Bahkan, mereka tidak memiliki kapal untuk melindungi wilayahnya. Namun, Global Fire Power menempatkan kekuatan militer Islandia pada posisi ke-137 dari 145 negara.

Islandia memiliki kerja sama dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengirimkan tentaranya. Perjanjian itu disepakati pada 2016 di mana AS akan mengirimkan tentaranya di tempat di negara tersebut selama 10 tahun. Tentara AS sudah menjaga keamanan Islandia sejak Perang Dunia II.

Padahal, Islandia salah satu negara yang mendirikan NATO. Tapi, mereka tidak memiliki satu tentara pun. Islandia juga tidak berencana melanggengkan kehadiran tentara asing di negara tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved