Pasukan Rusia Dilaporkan Mundur di Dekat Bakhmut
Kamis, 18 Mei 2023 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Dengan serangan balasan Kiev yang semakin dekat, Rusia telah melanjutkan serangan rudal dan drone di seluruh Ukraina bulan ini setelah jeda hampir dua bulan. Gelombang serangan kini datang beberapa kali dalam seminggu, laju perang yang paling intens.
Yang terbaru pada hari Kamis, sirene serangan udara terdengar di sebagian besar negara itu dalam semalam, asap hitam memenuhi langit di atas Kiev dan satu orang dilaporkan tewas di kota selatan Odesa. Ukraina mengatakan telah menembak jatuh 29 dari 30 rudal yang masuk. Moskow mengklaim telah mencapai sasaran militernya.
Rusia juga telah mengalami serangan dan ledakan baik di wilayah Ukraina yang dikuasainya maupun di wilayah Rusia dekat perbatasan. Para pejabat di Crimea yang diduduki Rusia melaporkan sebuah kereta barang tergelincir semalaman karena "gangguan". Kiev tidak pernah menegaskan peran apa pun dalam insiden di sana.
Baca Juga: Kereta Api Tergelincir di Crimea, Diduga Akibat Sabotase
Di bidang diplomatik, para pemimpin kelompok G7 negara maju besar bertemu di Jepang di mana mereka diharapkan mengungkap langkah-langkah yang lebih ketat untuk menutup peluang Rusia melewati sanksi keuangan.
Pada hari Rabu, Moskow menyetujui perpanjangan dua bulan dari kesepakatan yang melindungi ekspor biji-bijian Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam meskipun ada perang. Rusia telah mengancam untuk membatalkan kesepakatan kecuali menerima jaminan tambahan yang melindungi ekspor biji-bijian dan pupuknya sendiri.
Baca Juga: Rusia Setuju Perpanjang Perjanjian Ekspor Gandum Ukraina
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Moskow telah menyetujui perpanjangan tersebut meskipun kekhawatirannya belum sepenuhnya ditangani.
"Sebagian jalan tertentu telah dilalui - ada hasil - tetapi belum pasti. Kami akan mencoba menyelesaikan masalah ini secara definitif dalam 60 hari ini," katanya.
Yang terbaru pada hari Kamis, sirene serangan udara terdengar di sebagian besar negara itu dalam semalam, asap hitam memenuhi langit di atas Kiev dan satu orang dilaporkan tewas di kota selatan Odesa. Ukraina mengatakan telah menembak jatuh 29 dari 30 rudal yang masuk. Moskow mengklaim telah mencapai sasaran militernya.
Rusia juga telah mengalami serangan dan ledakan baik di wilayah Ukraina yang dikuasainya maupun di wilayah Rusia dekat perbatasan. Para pejabat di Crimea yang diduduki Rusia melaporkan sebuah kereta barang tergelincir semalaman karena "gangguan". Kiev tidak pernah menegaskan peran apa pun dalam insiden di sana.
Baca Juga: Kereta Api Tergelincir di Crimea, Diduga Akibat Sabotase
Di bidang diplomatik, para pemimpin kelompok G7 negara maju besar bertemu di Jepang di mana mereka diharapkan mengungkap langkah-langkah yang lebih ketat untuk menutup peluang Rusia melewati sanksi keuangan.
Pada hari Rabu, Moskow menyetujui perpanjangan dua bulan dari kesepakatan yang melindungi ekspor biji-bijian Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam meskipun ada perang. Rusia telah mengancam untuk membatalkan kesepakatan kecuali menerima jaminan tambahan yang melindungi ekspor biji-bijian dan pupuknya sendiri.
Baca Juga: Rusia Setuju Perpanjang Perjanjian Ekspor Gandum Ukraina
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Moskow telah menyetujui perpanjangan tersebut meskipun kekhawatirannya belum sepenuhnya ditangani.
"Sebagian jalan tertentu telah dilalui - ada hasil - tetapi belum pasti. Kami akan mencoba menyelesaikan masalah ini secara definitif dalam 60 hari ini," katanya.
(ian)
Lihat Juga :